Alih Kelola, Begini Pengembangan Proyek di Blok Rokan

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 08 April 2021 17:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 08 320 2391554 alih-kelola-begini-pengembangan-proyek-di-blok-rokan-J3Rr8IVP1d.jpg SKK Migas Ungkap Pengembangan Blok Rokan. (Foto: Okezone.com/SKK MIgas)

JAKARTA - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengungkapkan progres perkembangan status alih kelola Blok Rokan per Maret 2021.

Menurut Wakil Ketua SKK Migas Fatar Yani Abdurrahman, terdapat beberapa aspek yang progresnya sudah hampir 100%. Di antarannya, akni progres migrasi data teknis dan operasional sudah mencapai 80% dan sudah diserahkan ke Pusdatin pada akhir Februari.

"Jadi data G&G, Ops & Prod, dan beberapa data finansial sudah dapat diakses PHR. Dan data lain dalam proses transfer," ujar dia dalam diskusi secara virtual, Kamis (8/4/2021).

Baca Juga: Seluruh Titik Api di Kilang Minyak Balongan Akhirnya Padam

Kemudian, kata dia, untuk pemboran sumur, workover dan well services Blok Rokan, dari target 192 sumur baru terealisasi 28 sumur. Dari target 10 workover baru terealisasi 3 workover dan dari target 6.819 well services baru teraliasi 2.474 well services.

"Maka telah disiapkan 2 lokasi sumur untuk PHR untuk memastikan kesinambungan operasi," ungkap dia.

Dia juga menjelaskan untuk Chemical EOR, progresnya sudah 50%. PHR dan CPI bekerja sama dalam percepatan data transfer, model conversion, meresolve issue surfactant, reinstatement SFT-2 facility.

Baca Juga: Ahok Hitung Kerugian Kebakaran Kilang Minyak Balongan

"Lalu untuk manajemen kontrak progress 60%, 236 dari total 393 kontrak eksisting selesai di-mirroring. Pengadaan rig dan material 115 sumur sudah 100%, sisa 77 sumur baru mencapai 10%," tutur dia.

Untuk pasokan listrik, uap dan gas, PLN sendiri akan memasok listrik dan uap ke Blok Rokan. PJB-TLU PLN & PHR sudah ditandatangani 1 Februari 2021 dan saat ini pembahasan MCTN masih dalam proses. "Sektor ketenagakerjaan, progresnya sudah mencapai 70%. Di mana sudah tercapai kesepakatan transfer karyawan antara PT CPI dan PHR," kata dia.

Sementara itu untuk pekerja mitra CPI kontraknya tidak dilakukan mirroring, Mitra PHR diharapkan menggantikan kontrak tersebut dengan memanfaatkan pekerja Mitra CPI.

Lalu sektor teknologi informasi, progresnya sudah 70%. Terdapat total 232 aplikasi yang dibutuhkan untuk mendukung kegiatan operasional Blok Rokan. Seperti 31 aplikasi CPI akan digantikan dengan aplikasi Pertamina atau komersial, 129 aplikasi CPI telah diminta untuk ditransfer, 88 aplikasi telah disetujui oleh CPI, 41 aplikasi sedang tahap pembahasan dan 72 aplikasi komersial disediakan oleh PHR.

"Maka itu, perizinan dan prosedur operasi, di Amdal Duri sudah 100%, Minas-Siak 50% dan Bekasap-Rokan 50%. Prosedur Operasi 7.600 SOP akan dialihkan. Dan persiapan 2 lokasi sumur untuk PHR," tambahnya.

Dia juga menambahkan sektor lingkungan, rencana Pemulihan Fungsi Lingkungan Hidup (RPFLH) ditetapkan di 157 lokasi dan sedang berjalan 47 lokasi.

"Untuk lokasi yang sedang menunggu Surat Status Penyelesaian Lahan Terkontaminasi (SSPLT) ada 43 lokasi. Dan telah mendapatkan SSPLT 67 lokasi selesai, vrifikasi lapangan KLHK dijadwalkan bulan Februari 2021," tandas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini