Fakta Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 17, Ada Bocoran Orang Dalam

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 12 April 2021 04:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 11 320 2392894 fakta-pendaftaran-kartu-prakerja-gelombang-17-ada-bocoran-orang-dalam-LCAF38EuR8.jpg Kartu Prakerja. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Program Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 17 masih belum ada kejelasan. Di mana, saat ini masih pada gelombang 16.

Hal itu karena masih menunggu sejumlah peserta yang sudah dinyatakan lolos dari gelombang 12 hingga 16 dan gugur karena tak mengikuti pelatihan.

Ada sejumlah fakta menarik dari pembukaan program kartu pra kerja gelombang 17. Berikut Okezone merangkumnya pada Senin (12/4/2021).

1. Dibuka dengan Syarat

Pendaftaran kartu prakerja 17 akan dibuka dengan syarat. Syaratnya adalah jika ada kepesertaan Kartu Prakerja gelombang 12-16 dicabut. Kepesertaan Kartu Prakerja dicabut jika mereka tidak membeli pelatihan dalam waktu yang ditentukan.

Baca Juga: Antisipasi Gelombang ke-3 Covid-19, Bansos Bisa Diperpanjang dan Diperluas

2. Target Gelombang 16 Sudah Tercapai

Head of Communication PMO Kartu Prakerja Louisa Tahutu menjelaskan pihaknya telah memenuhi target target rekrutmen 2,7 juta orang di semester pertama sudah terpenuhi dari pendaftaran gelombang 12-16.

“Gelombang 17 hanya akan dibuka untuk menggunakan kuota dari mereka yang dicabut kepesertaannya karena tidak membeli pelatihan dalam waktu 30 hari sejak ditetapkan sebagai penerima Kartu Prakerja," ujarnya kepada Okezone.

Baca Juga: BLT UMKM Sedang Proses Penyaluran, Penerima Tahun Lalu Bisa Dapat Lagi

3. Kepesertaan 11.000 Dicabut

Head of Communication PMO Kartu Prakerja Louisa Tahutu menjelaskan Manajemen telah mencabut status kepesertaannya 11.000 peserta Kartu Prakerja gelombang 12. Hal tersebut lantaran mereka tak mengikuti pelatihan dalam batas waktu 30 hari yang diberikan.

"Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja telah mencabut kepesertaan sekitar 11.000 orang dari gelombang 12 karena mereka tidak membeli pelatihan pertama dalam waktu 30 hari setelah ditetapkan sebagai penerima Kartu Prakerja," katanya.

4. Ada 12 Ribu Peserta Kartu Prakerja Gelombang 13 Terancam Batal Dapat BLT Rp3,5 Juta

Program Kartu Prakerja gelombang 13 bakal membatalkan status 12.000 pesertanya. Hal ini dikarenakan mereka hingga kini belum mengikuti pelatihan pertama yang harus diikuti wajib bagi peserta yang lolos pendaftaran.

"Saat ini kami memantau masih ada sekitar 12 ribu orang dari gelombang 13 yang belum membeli pelatihan pertama," kata Head of Communication PMO Kartu Prakerja Louisa Tahutu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini