Orang Terkaya RI Versi Sri Mulyani Tebar Perkebunan Cokelat 4 Ribu Ha

Rina Anggraeni, Jurnalis · Rabu 14 April 2021 14:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 14 320 2394535 orang-terkaya-ri-versi-sri-mulyani-tebar-perkebunan-cokelat-4-ribu-ha-kq8chO0OX6.jpg Pengelolaan Aset Negara Berupa Perkebunan Cokelat. (Foto: Okezone.com/Pixabay)

JAKARTA - Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) melakukan Serah Kelola Aset Eks Yayasan Kerjasama Untuk Pembangunan Irian Jaya (The Irian Jaya Joint Development Foundation/IJJDF) dengan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) sebesar Rp6,1 triliun kepada Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan di Kantor Pusat DJKN Jakarta.

Aset yang diserahkelolakan ini berlokasi di Desa Ransiki, Distrik Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan, berupa perkebunan coklat dengan luas 4.093 ha.

Baca Juga: 5 Fakta Sri Mulyani Serahkan Aset Negara di Indosat dan Bukopin ke Erick Thohir

Direktur Jenderal Kekayaan Negara Rionald Silaban mengatakan, keberadaan perkebunan coklat yang produktif dapat membuka lapangan kerja bagi warga setempat, sehingga memberikan efek multiplier bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Selain itu, Kabupaten Manokwari Selatan dapat memanfaatkannya untuk membangun sarana penyelenggaraan pemerintahan serta fasilitas umum bagi masyarakat.

Baca Juga: 12 Barang Gratifikasi Diserahkan ke Negara, Nilainya Rp8,7 Miliar

“Pemantapan status aset eks IJJDF bukan hanya perwujudan pengelolaan aset yang optimal dan akuntabel. Ini merupakan contoh sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam hal pengelolaan aset yang optimal dan bernilai guna tinggi,” ungkap Rionald di Jakarta, Rabu (14/4/2021).

Adapun, lankah-langkah pengelolaan dan penatausahaan barang milik daerah (BMD) harus dijalankan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Rionald berharap Kabupaten Manokwari Selatan dapat segera tumbuh menjadi daerah yang maju dan mampu menyejahterakan penduduknya serta sinergi ini dapat terus dipertahankan demi kemajuan bangsa.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Manokwari Selatan Markus Waran, menyampaikan rasa syukur atas diserahkelolakannya aset eks IJJDF kepada Pemkab Manokwari Selatan. “Kami bersyukur dan berterimakasih, memang perkebunan ini sangat berpengaruh karena membuka lapangan pekerjaan termasuk kami yang mendapat uang dari perkebunan itu untuk membayar biaya pendidikan,” ungkapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini