Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

'Serbu' Istana, Buruh Bongkar Pengusaha yang Tak Taat Bayar THR

Dita Angga R , Jurnalis-Rabu, 14 April 2021 |16:15 WIB
 'Serbu' Istana, Buruh Bongkar Pengusaha yang Tak Taat Bayar THR
THR (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea hari ini mendatangi Istana Kepresidenan. Dia mengaku bertemu dengan beberapa menteri di istana.

“Dengan pemerintah, dengan beberapa menteri. Dan juga kita menyampaikan bahwa harapan kita, pemerintah pada saat ini, dan kita juga sampaikan soal omnibus law,” katanya, Rabu (14/4/2021).

Dia mengatakan bahwa salah satu yang dibahas berkaitan dengan tunjangan hari raya (THR). Seperti diketahui saat ini THR tengah menjadi polemik jelang Lebaran ini.

“Juga membahas soal THR menjadi polemik sekarang dan semoga Menaker segera menerbitkan Satgas THR yang diisi oleh buruh dan pengusaha. Jadi ada kesimbangan. Bukan hanya pemerintah,” ungkapnya.

Baca Juga: Begini 'Azab' Perusahaan yang Tidak Bayar THR Karyawan 

Andi mengatakan bahwa jika Satgas THR diisi tiga pihak maka akan berimbang dalam menangani persoalan THR. Dengan begitu dapat diketahui mana saja perusahaan yang mampu dan tidak memberikan THR.

“Karena itu kita minta di tahun 2021 Satgas THR diisi oleh tiga pihak pemerintah, buruh dan pengusaha agar bisa berimbang, agar bisa netral dan bisa memberikan masukan-masukan yang benar-benar seimbang. Dari pengusaha memberikan argumentasi, dari federasi buruh juga memberikan argumentasi yang tepat. Dan kita bisa melihat sama-sama perusahaan ini mampu atau tidak memberikan THR,” paparnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement