Sri Mulyani Yakin RI Bisa Mencetak 500 Ribu Eksportir pada 2030

Rina Anggraeni, Jurnalis · Selasa 20 April 2021 11:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 20 320 2397626 sri-mulyani-yakin-ri-bisa-mencetak-500-ribu-eksportir-pada-2030-OACLoJzeTh.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Okezone.com/KBUMN)

JAKARTA - Pemerintah bakal menggenjot daya saing untuk memperbaiki iklim investasi, produktivitas, inovasi, dan kualitas sumber daya manusia yang terus digenjot. Salah satu yang dilakukan adalah Indonesia mencetak 500 ribu eksportir pada 2030.

"Saya optimis 500.000 eksportir baru akan dapat tercipta sesuai dengan harapan," ujar Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, dalam acara Memacu Ekspor UKM, secara virtual, Selasa (20/4/2021).

Baca Juga: Ekspor Maret Capai USD18,3 Miliar, Sri Mulyani: Sangat Impresif

Menurutnya, ekspor sendiri merupakan kegiatan yang menggambarkan daya saing dari suatu perekonomian atau negara. Di mana itu semua adalah turunan dari berbagai skill inovasi, produktivitas dan kualitas sumber daya Indonesia.

"Kualitas sumber daya manusia jelas merupakan pondasi yang tepat dan penting dan dengan komplemen yang dilaksanakan oleh berbagai pihak untuk terus meningkatkan daya saing. Kita berharap dan insya Allah kita akan mampu membangun Indonesia yang berdaya saing," jelasnya.

Baca Juga: Ekspor RI di Maret USD18,3 Miliar, Mendag: Lebih Kokoh

Dia menambahkan, suksesnya ekspor sebuah negara juga tidak bergantung kepada hanya satu pihak saja. Salah satunya sinergi pemerintah baik pusat maupun daerah, namun yang lebih penting adalah peranan dari pada sektor dan berbagai elemen pendukung lainnya.

Perhatian pemerintah terus memperbaiki iklim investasi, inovasi produktivitas dan kualitas sumber daya manusai jelas merupakan pondasi yang tepat dan penting dengan dilaksanakan berbagai pihak untuk meningkatkan daya saing," tandasnya.

Sementara itu, Sri Mulyani, neraca ekspor yang tinggi membuktikan ekonomi Indonesia mulai pulih.

"Kinerja ekspor kita Maret sangat impresif dan menunjukkan pemulihan ekonomi Indonesia yang sehat di mana tumbuh 30,7% secara year on year ini adalah pertumbuhan sangat tinggi dibandingkan dua tahun terkahir dibandingkan tahun lalu yang mana ekonomi dunia merosot," kata Sri Mulyani.

Kenaikan ekspor ini pulihnya dan bangkitnya ekonomi Indonesia dan ekonomi dunia yang sudah membaik. Adapaun Kenaikan kinerja ekspor juga disertai dengan peningkatan impor.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini