4 Pilar Penting dalam Pemulihan Ekonomi di Tengah Pandemi Covid-19

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 21 April 2021 22:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 21 320 2398677 4-pilar-penting-dalam-pemulihan-ekonomi-di-tengah-pandemi-covid-19-9eemqp0XTa.jpg Grafik Ekonomi (Foto: Ilustrasi Freepik)

JAKARTA - Pandemi virus covid-19 mempengaruhi hampir sebagian besar dunia usaha dan industri. Alhasil, perekonomian Indonesia pun terkena imbasnya sehingga pada 2020 lalu masih minus.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (KADIN) Arsjad Rasjid mengatakan, ada 4 pilar yang perlu menjadi sorotan dalam memulihkan kembali ekonomi. Perama adalah harus mengatasi terlebih dahulu masalah kesehatan.

Baca Juga: Dampak Ekonomi Besar tapi Kini Mudik Lebaran Secara Virtual

“Kita harus perbaiki kesehatan, tanpa kita perbaiki kesehatan, roda ekonomi tidak bergerak. Saat ini semua impor, kita perkuat kesempatan membangun industri kesehatan,” ujarnya dalam acara buka bersama di Hotel Four Seasons Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (21/4/2021).

Lalu yang kedua adalah mendorong ekonomi daerah. Karena menurutnya, tanpa adanya kontribusi dari daerah maka perekonomian nasional pun tidak akan bisa maju.

Baca Juga: Belanja Warga +62 Melonjak, Airlangga: Sukses PPKM Mikro Dorong Optimisme & Daya Beli Masyarakat

“Kedua, ekonomi nasional dan daerah karena ekonomi nasional tdk maju tanpa daerah maju, setiap daerah punya kekuatan sendiri. Untuk itu bagaimana kita membangun daerah,” jelasnya.

Kemudian yang ketiga adalah mendorong kewirausahaan dan kompetensi. Apalagi dengan dikeluarkanya Undang-undang Cipta Kerja oleh pemerintah yang sangat mendukung dan berpihak kepada dunia usaha.

Pria yang juga menjadi Calon Ketua Umum KADIN ini menjelaskan mengenai niat pemerintah untuk mengeluarkan kebijakan UU Cipta Kerja. Salah satunya adalah untuk membuka lapangan pekerjaan sebesar-besarnya sehingga angka kemiskinan bisa turun.

“Dengan banyaknya lapangan pekerjaan, mengurangi kemiskinan. Kemudian, kompetensi ditingkatkan di era digital, kadin Indonesia bikin warung inovasi,” jelasnya.

Lalu yang terakhir adalah memperbaiki dari para pengusahanya itu sendiri. Khususnya yang berada di dalam organisasi KADIN tersebut.

“Keempat perbaiki kadin Indonesia di dalam, dengan demikian apa yg kita taruh di meja dijalankan. Disinilah kita cari kebersamaan, rumah kita bersama,” kata Arsjad.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini