Defisit APBN 2021 Tembus Rp323 Triliun hingga Maret

Rina Anggraeni, Jurnalis · Kamis 22 April 2021 17:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 22 320 2399143 defisit-apbn-2021-tembus-rp323-triliun-hingga-maret-75Rf2Vl4RM.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Antara)

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat defisit APBN hingga Maret 2021 tercatat mencapai Rp323,0 triliun. Defisit APBN tersebut setara 14,3% dari target Rp1.006,4 triliun. Realisasi defisit APBN tersebut juga setara dengan 0,82% terhadap produk domestik bruto (PDB).

Baca Juga:  Belanja Negara Naik 15% Capai Rp523 Triliun, untuk Apa Saja?

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani merinci mnegatakan belanja negara hingga akhir Maret 2021 tercatat senilai Rp523,0 triliun atau 15,6% dari pagu Rp2.750 triliun.

"Realisasi pendapatan negara tercatat senilai Rp378,8 triliun dan belanja negara Rp523,0 triliun," kata Sri Mulyani dalam video virtual,Kamis (22/4/2021).

Baca Juga: Realisasi Belanja Kementerian PUPR Rp24,2 Triliun Kuartal I-2021

Saat ini, pendapatan negara itu utamanya disumbang penerimaan pajak senilai Rp228,1 triliun atau minus 5,6% dari kinerja periode yang sama tahun lalu. Kemudian, ada penerimaan kepabeanan dan cukai Rp62,3 triliun, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) Rp88,1 triliun, dan hibah Rp300 miliar.

Dari sisi belanja negara, ada belanja pemerintah pusat senilai Rp350,1 triliun ini berasal dari belanja kementerian/lembaga (K/L) sebesar Rp 201,6 triliun dan belanja non K/L sebesar Rp148,5 triliun. Sementara TKDD terdiri dari transfer ke daerah sebesar Rp162,4 triliun dan dana desa mencapai Rp10,6 triliun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini