Masyarakat Kian Minati Skema Urun Dana, Apa Sih Keuntungannya?

Hafid Fuad, Jurnalis · Jum'at 23 April 2021 10:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 23 622 2399508 masyarakat-kian-minati-skema-urun-dana-apa-sih-keuntungannya-nFPccCwjsR.jpg Urun Dana (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan minat masyarakat untuk memanfaatkan Penawaran Efek Melalui Layanan Urun Dana Berbasis Teknologi Informasi (Securities Crowdfunding) mulai berkembang.

Data OJK hingga 14 April 2021 menunjukkan dana yang dihimpun naik 19% dari Rp191 miliar pada akhir tahun 2020 menjadi Rp225 miliar. Sementara jumlah pemodal naik 15% dari 22.300 Investor menjadi 25.700 investor yang menunjukkan terdapat peningkatan.

"Jumlah fund raising terhimpun lebih dari Rp200 miliar dari 164 penerbit fund raising atau rata-rata Rp1 miliar dari jumlah penerbitnya," ujar Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hoesen dalam webinar di Jakarta (23/4/2021).

Baca Juga: Bisnis Project Financing Diajak Masuk ke Securities Crowdfunding 

Selain sebagai instrumen investasi, layanan urun dana juga memungkinkan masyarakat berpartisipasi dalam mengembangkan usaha kecil dan menengah.

"Harapannya dengan ini masyarakat bisa membantu usaha di daerahnya. Tujuannya memang untuk membantu pelaku UMKM mendapatkan modal dari investor ritel di daerahnya sendiri," katanya.

Skema layanan urun dana memungkinkan masyarakat melakukan patungan untuk membiayai sebuah usaha produktif. Penyedia platform urun dana akan menerbitkan saham UMKM atau startup untuk ditawarkan secara digital kepada masyarakat sebagai investor yang menjadi pemodal.

Pemodal yang telah melakukan urun dana atau patungan, akan menerima imbalan dalam bentuk kepemilikan saham usaha penerbit, serta berhak atas pembagian dividen dari keuntungan usaha penerbit dalam periode waktu tertentu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini