Penjualan Mie Glosor Capai 40 Ton/Hari pada Ramadhan, Eman Kewalahan

Furqon Munawar, Jurnalis · Minggu 25 April 2021 14:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 25 455 2400457 penjualan-mie-glosor-capai-40-ton-hari-pada-ramadhan-eman-kewalahan-Z2TbsrRDDy.png Permintaan Mie Glosor Bogor Meningkat. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA – Bisnis kuliner di tengah Ramadhan laris manis. Begitu pun pada usaha mie glosor khas Kota Bogor, Jawa Barat.

Permintaan mie yang kerap dijadikan masakan hidangan berbuka puasa meningkat drastis hingga membuat pengrajin mie glosor kewalahan melayani konsumen selama bulan Ramadhan.

Baca Juga: Kunci Sukses Promosi Ala Nabi Muhammad SAW, Menghindari Sumpah Berlebihan

Sang Pengelola Eman Sulaeman mengaku pabrik rumahan produksi mie glosor tak mampu melayani seluruh permintaan pasar. Pasalnya, telah terjadi peningkatan hingga 40 ton mie per hari.

“Produksi kalau di Ramadahan pasti ada lonjakan dari hari biasa. Biasanya produksi biasanya 3 ton, di Ramadhan sampai 40 ton. Tapi kita cuma bisa mencukupi 20 ton karena kapasitas kemampuan produksi,” ujarnya, Minggu (25/4/2021).

Baca Juga: Prinsip-Prinsip Berdagang yang Baik Sesuai Petunjuk Nabi Muhammad SAW

Mie glosor dikenal sebagai makanan khas hidangan berbuka puasa bagi warga Kota Bogor, terutama selama Ramadhan. Maka wajar permintaan akan mie glosor selalu meningkat drastic.

Lanjut Eman, meski produksinya meningkat selama Ramdhan tahun ini, ada yang beda dibanding bulan Puasa sebelum Covid-19.

“Kalau tahun sebelum Covid kemarin permintaan meningkat sampai 28 hari, sekarang di Covid sekitar 7 hari ramainya. Mungkin karena Covid juga daya beli kurang, biasanya produksi sampai 20 ton keluar, sekarang cuma 10 ton, jadi 50% hilang,” ujarnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini