Jelang Larangan Mudik, Belum Ada Lonjakan Penumpang Kereta di Stasiun Gambir-Pasar Senen

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 27 April 2021 15:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 27 320 2401589 jelang-larangan-mudik-belum-ada-lonjakan-penumpang-kereta-di-stasiun-gambir-pasar-senen-mJa4LujHPb.jpg KAI (Okezone)

JAKARTA - Pemerintah memutuskan untuk melarang masyarakat untuk mudik lebaran. Kebijakan larangan ini mulai berlaku dari mulai 6-17 Mei 2021 mendatang.

Kebijakan larangan mudik ini diprediksi tidak akan efektif. Karena akan banyak masyarakat yang membandel dan melakukan mudik colongan.

Baca juga: Angkasa Pura II Perketat Persyaratan Penerbangan hingga Pelarangan Mudik

Kepala Humas PT KAI Daop I Eva Chairunisa mengatakan, hingga hari ini penumpang kereta di Stasiun Gambir dan Pasar Senen relatif landai. Meskipun periode larangan mudik tinggal menghitung beberapa hari lagi untuk bisa dijalankan.

“Untuk rata-rata penumpang berangkat, volumenya normal,” ujarnya saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Selasa (27/4/2021).

Baca juga: Mudik Dilarang, Penggunaan GeNose Dipertanyakan

Adapun penumpang yang dilayani ini masih sama dengan rata-rata di masa pandemi. Di mana rata-rata penumpang di masa pandemi hingga hari ini adalah sekitar 2.000 hingga 3.000 penumpang per hari.

“Rata-rata harian di masa pandemi sekitar 2 sampai dengan 3 ribu per hari,” ucapnya.

Sementara itu, untuk persyaratan perjalanan orang pada masa pra mudik ini hasil tes bebas covid-19 RT-PCR dan Antigen untuk persyaratan naik Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) hanya berlaku 1x24 jam. Sementara itu, hasil negatif GeNose C19 masa berlaku tetap 1x24 jam.

Aturan ini berlaku untuk keberangkatan mulai 24 April sd 5 Mei 2021 dan 18 Mei sd 24 Mei 2021. Ketentuan ini tertuang dalam Addendum Surat Edaran (SE) Satgas Covid-19 nomor 13 tahun 2021.

“KAI mendukung penuh seluruh upaya pemerintah terkait penanganan Covid 19 dan akan mengikuti seluruh kebijakan yang telah ditetapkan pada sektor transportasi. Jika terdapat perubahan atau kebijakan baru maka sosialisasi akan segera dilakukan,” jelas Eva.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini