Mudik Dilarang, Jasa Marga Prediksi Jalan Tol Sepi

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 30 April 2021 10:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 30 320 2403267 mudik-dilarang-jasa-marga-prediksi-jalan-tol-sepi-Qabt29fshv.jpg Jalan Tol (Okezone)

JAKARTA - Pemerintah memutuskan untuk mengeluarkan kebijakan larangan mudik lebaran pada tahun ini. Larangan mudik yang berlaku mulai 6-17 Mei 2021 ini bertujuan untuk mencegah penyebaran virus covid-19 di Indonesia.

Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur mengatakan, tahun ini merupakan kali kedua masyarakat harus menjalani ramadan dan lebaran dalam situasi pandemi covid-19 yang hingga kini masih belum berakhir. Adanya peniadaan mudik akibat pandemi ini juga mengubah pola perjalanan masyarakat yang melewati jalan tol.

Baca juga: Kemenhub Bakal Tindak Tegas Travel Gelap di Larangan Mudik, 110 Kendaraan Diamankan

“Kondisi ini telah mengubah pola perjalanan, mobilitas, dan aktivitas masyarakat, sehingga volume lalu lintas di jalan tol sampai saat ini belum kembali normal seperti sebelum pandemi terjadi,” ujarnya dalam keteranganya, Selasa (30/4/2021).

 

Menurut Subakti, akibat dilarangnya mudik maka volume lalu lintas di jalan tol akan lebih rendah dibandingkan kondisi normal. Biasanya, pada momen mudik lebaran lalu linta di jalan tol meningkat signifikan.

 Baca juga: Mudik Dilarang, Pengusaha Gigit Jari Banyak Tamu Cancel Pesanan Hotel

“Pada periode mudik lebaran, biasanya traffic akan meningkat signifikan, namun di lebaran tahun ini, volume lalu lintas diprediksi lebih rendah dari normal karena pemerintah telah menetapkan kebijakan peniadaan mudik,” jelasnya.

Meskipun volume lalu lintas tak setinggi biasanya, namun pihaknya akan tetap bersiaga. Perseroan akan tetap memberikan kinerja terbaik dalam pelayanan operasional hari raya idul fitri tahun ini.

Apalagi, Jasa Marga juga memiliki Tim Satuan Tugas (Satgas) Siaga Operasional Hari Raya Idul Fitri 1442 H yang siap mendukung upaya pengendalian transportasi dalam rangka mudik lebaran. Pada pelaksanaan tugasnya, Tim Satgas Jasa Marga Siaga akan melakukan upaya pencegahan penyebaran covid-19 sesuai dengan protokol kesehatan dan prosedur.

Di mana, penerapan protokol kesehatan akan tetap dijaga dari mulai lokasi Gerbang Tol (GT), jalur, check point, dan dan rest area atau tempat istirahat. Salah satu caranya adalah, dengan memastikan penerapan physical distancing atau jaga jarak serta membatasi kapasitas rest area maksimal 50% dari kapasitas normal.

Menurut Subakti, aksi dan persiapan ini tidak hanya masalah persiapan mudik saja. Melainkan juga merupakan operasi kemanusiaan dalam upaya pencegahan penyebaran dan penanggulangan covid-19.

“Kami juga akan memastikan Tim Satgas dan seluruh tim operasional yang bertugas dipastikan telah mendapatkan vaksinasi dan selalu memperhatikan protokol kesehatan pencegahan penularan dan penanggulangan covid-19, salah satunya yaitu dengan selalu mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak (3M),” jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini