Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jaga Momentum Pulihnya Ekonomi Global, OJK Dorong Program PEN untuk UMKM

Giri Hartomo , Jurnalis-Jum'at, 30 April 2021 |18:26 WIB
Jaga Momentum Pulihnya Ekonomi Global, OJK Dorong Program PEN untuk UMKM
Grafik Ekonomi (Foto: Ilustrasi Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah terus melakukan akselerasi kebijakan untuk pemulihan ekonomi. Salah satu caranya adalah dengan memberikan dukungan pada para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Langkah ini dilakukan untuk menjaga momentum perekonomian global yang kini mulai pulih dan diperkirakan tumbuh positif pada 2021. Pascakontraksi tajam pada Q2-2020, tren positif dan pemulihan ekonomi sejak Q3-2020 terjadi secara global, termasuk di Indonesia.

Baca Juga: Ketua OJK: Suku Bunga Kredit Mulai Turun

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengatakan pandemi Covid-19 telah memberikan dampak buruk terhadap UMKM. Mayoritas UMKM 82,9% merasakan dampak negatif dari pandemi ini dan hanya 5,9% yang mengalami pertumbuhan positif.

Hasil survey dari beberapa lembaga seperti BPS, Bappenas, dan World Bank menunjukkan, pandemi ini menyebabkan banyak UMKM. Misalnya kesulitan melunasi pinjaman serta membayar tagihan listrik, gas, dan gaji karyawan.

Baca Juga: OJK Usul Penghapusan Data Kredit Macet Debitur UMKM dalam UU Cipta Kerja

Beberapa di antaranya bahkan sampai harus melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Kendala sulitnya memperoleh bahan baku, permodalan, pelanggan menurun, distribusi dan produksi terhambat.

"Oleh sebab itu, pemerintah berupaya menyediakan sejumlah stimulus melalui kebijakan restrukturisasi pinjaman, tambahan bantuan modal, keringanan pembayaran tagihan listrik, dan dukungan pembiayaan lainnya," ujarnya dalam keteranganya, Jumat (30/4/2021).

Berdasarkan data per Maret 2021, porsi kredit UMKM dari total kredit perbankan baru mencapai 20,59%. Angka ini sebenarnya mengalami penurunan bila dibandingkan dengan posisi Februari 2021 mencapai 20,80%, namun sedikit lebih baik dibandingkan dengan posisi Januari 2021 sebesar 20,58%

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement