Dengan terhubungan ruas tol ini maka tarifnya juga akan dilakukan integrasi. Namun, pihaknya belum mengetahui berapa besaran tarif tol yang akan ditetapkan nantinya karena tergantung pada Surat Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
"Kita masih menunggu tarif dari Serang Panimbang, konsepnya terintegrasi, sistem pertarikannya mungkin tertutup berdasarkan kilometer, kita masih tunggu dari Kementerian PUPR," jelasnya.
Sebagai informasi, pembangunan ruas tol Serang-Panimbang yang memiliki panjang 83,677 kilometer (km) dibagi menjadi tiga seksi. Seksi satu dengan ruas Serang-Rangkas Bitung yang memiliki panjang 26,5 km akan beroperasi secara fungsional pada lebaran tahun ini.
Sedangkan untuk Seksi II Rangkas Bitung – Cileles memiliki panjang 23,7 kilometer dan Seksi 3 Cileles – Panimbang memiliki panjang 33 km. Keduanya ditergetkan bisa mulai operasional pada dua tahun mendatang.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.