JAKARTA - Nilai tukar rupiah ditutup melemah tipis terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan hari ini. Mata uang Garuda melemah 5 point atau berada di level Rp. 14.435.
Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menjelaskan melemahnya rupiah pada hari ini dipengaruhi oleh laporan Badan Pusat Statistik (BPS) terkait data pertumbuhan ekonomi Indonesia periode kuartal I-2021 yang hasilnya masih negatif.
Baca Rupiah Melemah Tipis ke Rp14.450/USD Imbas Investor Berhati-hati
'Kepala BPS Suhariyanto menyebut Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada tiga bulan pertama 2021 tumbuh -0,96% dibandingkan kuartal sebelumnya (quarter-to-quarter/qtq). Sementara dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year-on-year/yoy), ekonomi Indonesia tumbuh 0,74%." Ujar Ibrahim dalam riset hariannya, Rabu (5/5/2021)
Ia menjelaskan, realisasi ini tidak jauh dari ekspektasi pasar, bahkan sedikit lebih baik. Konsensus yang dihimpun pasar memperkirakan PDB terkontraksi 1,09% qtq, sementara secara tahunan diperkirakan terjadi kontraksi 0,87% yoy.
Baca juga: Rupiah Naik Tipis ke Rp14.449/USD
"Dengan demikian, kontraksi PDB Indonesia genap terjadi selama empat kuartal beruntun. Artinya, Indonesia terjebak di 'jurang' resesi ekonomi selama 1 tahun." Terangnya.