Perusahaan Tak Mampu Bayar THR, Menko Airlangga Turun Tangan

Rina Anggraeni, Jurnalis · Rabu 05 Mei 2021 17:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 05 320 2406147 perusahaan-tak-mampu-bayar-thr-menko-airlangga-turun-tangan-7L5kT8RHXu.jpg Menko Perekonomian Airlangga (Foto: Dok Kemenko Perekonomian)

JAKARTA - Perusahaan diminta taat dalam pembayaran THR yang telah ditentukan, yakni H-7 Lebaran. Namun, nyatanya hingga saat ini masih ada perusahaan yang belum membayar THR.

Bahkan, menurut laporan posko THR, masih ada perusahaan yang tidak mampu membayar THR lantaran keuntungan perusahaan yang terus merugi.

Baca Juga: KSP: Jokowi dan Sri Mulyani Satu Suara soal THR PNS 2021

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartato mengatakan, bagi perusahaan yang tidak bisa membayar THR kepada karyawannya agar diselesaikan secara bilateral.

"Terkait THR bagi yang tidak mampu sesuai aturan yang dibuat Menteri Tenaga kerja maka itu dibahas secara bilateral antara pengusaha dengan serikat pekerja," ujar Airlangga dalam video virtual, Rabu (5/5/2021)

Saat ini, Pemerintah pusat aktif berkoordinasi dengan para kepala dinas/kepala bidang di daerah sebagai upaya memastikan perusahaan agar membayarkan THR sesuai dengan ketentuan.

Adapun,perusahaan diberikan kesempatan untuk melakukan dialog atau perundingan bersama para pekerja perihal waktu pembayaran THR yang bisa mencapai H-1 jika perusahaan tersebut memang masih terdampak pandemi.

Sebagai informasi, data Posko Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan 2021 Kementerian Ketenagakerjaan mencatat ada 776 laporan pembayaran THR selama periode tersebut. Jumlah tersebut melonjak tinggi dari jumlah laporan pada 23 April lalu, yakni 292 pengaduan yang terdiri atas 484 konsultasi dan 292 pengaduan THR.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini