Indonesia Masih Resesi, Begini Pertumbuhan Ekonomi Sejak Awal Pandemi

Fariza Rizky Ananda, Jurnalis · Kamis 06 Mei 2021 05:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 05 320 2406161 indonesia-masih-resesi-begini-pertumbuhan-ekonomi-sejak-awal-pandemi-wyUTLFIz8R.jpg Ekonomi Proyeksi (Shutterstock)

JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi Kuartal I-2021 tercatat masih di angka minus 0,74%, menandakan Indonesia masih berada di jurang resesi. Angka itu berbanding terbalik dibandingkan kuartal I 2020 sebesar 2,97%.

Indonesia masuk ke jurang resesi karena pada kuartal II 2020 perekonomiannya terkontraksi sebesar minus 5,32%. Negara dinyatakan resesi bila perekonomiannya dua kuartal berturut-turut nilainya minus

Angka minus 3,49% pada 2020 merupakan titik sejarah baru dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sebab, saat itu merupakan fase perekonomian Tanah Air resmi dinyatakan tercebur ke jurang resesi.

Selanjutnya, pada kuartal terakhir 2020, perekonomian Indonesia masih berada di angka minus 2,19%. Lalu, pada kuartal III di tahun yang sama, yaitu di angka minus 3-49%. Dengan begitu, bila ditilik mendalam, kontraksi pada kuartal I-2021 sudah lebih baik jika dibandingkan dengan sebelumnya.

"Dengan pergerakan berbagai indikator kuartal I 2021, sehingga kalau dibandingkan kuartal I 2020 ekonomi Indonesia kuartal I 2021 ini masih kontraksi 0,74%. Jadi secara yoy ekonomi Indonesia kuartal I terkontraksi 0,74% sementara secara qtq kontraksi 0,96%," kata Kepala BPS Suhariyanto.

Baca selengkapnya: 4 Kali Minus, Berikut Perjalanan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia hingga Resesi

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini