Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Journey with BCA

Agustina Wulandari , Jurnalis-Jum'at, 07 Mei 2021 |14:21 WIB
<i>Journey with</i> BCA
Webinar Journey with BCA. (Foto: Dok.BCA)
A
A
A

Selepas menyaksikan perayaan Cap Go Meh bersama Kepala Cabang BCA di Singkawang, ia langsung mengumpulkan seluruh jajaran direksi untuk meeting, terlebih ia mendengar kabar dari kakak iparnya Hongkong dan Wuhan sudah lockdown.

“Pada Maret 2020 lalu, saya mengambil beberapa keputusan yang sangat penting, contoh saya rilis hand sanitizer ukuran 5 liter. Saat itu hand sanitizer seperti emas dan menjadi barang langka,” tuturnya.

Dia mengisahkan, pada awal pandemi berkomitmen menyumbangkan ribuan jirigen kepada Pemerintah Daerah, Puskesmas, rumah sakit di Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta, hingga Bali.

“Ini menjadi CSR kami. Di tengah kesulitan, kami meraih kenaikan sales, tetapi kami tidak memanfaatkan situasi. Kita harus smart mengambil peluang, menuntaskan masalah dengan speed, birokrasi kita sederhanakan (simple). Pada akhir Desember 2020 penjualan kami tumbuh 31 persen dibanding tahun lalu,” katanya.

Billy pun bertekad ingin menjadikan Victoria Care Indonesia sebagai perusahaan komestik dan perawatan tubuh terbaik di kawasan Asia.

“Sebelum pandemi, kami sudah berhasil masuk ke market Jepang, Malaysia, Timur Tengah, kami juga sudah persiapkan untuk masuk ke pasar Tiongkok,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement