Share

Masalah Kesehatan Selesai, Jalan Ekonomi RI Bisa Bangkit

Giri Hartomo, Okezone · Selasa 18 Mei 2021 14:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 18 320 2411690 masalah-kesehatan-selesai-jalan-ekonomi-ri-bisa-bangkit-U7L9SeODFE.jpg Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Larangan mudik lebaran telah berakhir mulai hari ini. Meskipun begitu, kebijakan yang ditetapkan sejak 6-17 Mei 2021 ini sempat menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat.

Peneliti Makroekonomi LPEM FEB Universitas Indonesia Teuku Riefky mengatakan, kebijakan larangan mudik merupakan momentum yang cukup dilematis. Apalagi hal ini terjadi pada saat pandemi covid-19 masih belum hilang dan selesai sepenuhnya.

Baca Juga: RI Punya Tabungan Pertumbuhan Ekonomi, Bisa Sampai 7%?

“Mudik ini momentum yang dilematis artinya ini fase perayaan seluruh umat muslim di Indonesia yang di mana harus pulang kampung untuk mengunjungi sanak saudara,” ujarnya dalam acara market review IDX Channel, Selasa (18/5/2021).

Menurut Riefky, mudik merupakan suatu tradisi yang selalu terjadi setiap tahun pada momen lebaran. Masyarakat yang bekerja di kota untuk mengumpulkan pendapatan akan berbagi rezeki di kampung halamannya pada saat mudik lebaran.

Baca Juga: Larangan Mudik Berdampak Negatif bagi Ekonomi tapi...

Namun di sisi lain, saat ini pandemi covid-19 masih belum selesai sepenuhnya. Bahkan pemerintah saat ini sedang fokus dalam menekan penyebaran virus covid-19 di Indonesia.

“Tapi ini sebetulnya waktu kita berbicara mudik dalam konteks ekonomi di mana orang mengumpulkan pendapatannya di kota besar kemudian berbagai rezeki di kampung halaman yang ini tidak terjadi di tahun ini kita perlu ingat juga sisi mata koin lainnya di mana penyebaran virus tidak terjadi,” jelasnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Oleh karena itu lanjut Riefky, perlu ada prioritas yang diambil untuk masalah mudik lebaran di tengah pandemi. Dan menurutnya, saat ini prioritas yang paling memungkinkan adalah dengan melarang mudik agar masalah kesehatan ini bisa segera selesai dan ekonomi pun bisa kembali pulih.

“Tentu memang kita perlu menyesuaikan prioritas kita. Tentu memang saat ini prioritas kita masyarakat dan pemerintah adalah faktor kesehatan ini sejalan dengan larangan mudik bukan berarti ini menghilangkan benefit ekonomi,” kata Riefky.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini