Gojek-Tokopedia Merger Jadi GoTo, Model Bisnis Untungkan Konsumen?

Advenia Elisabeth, Jurnalis · Rabu 19 Mei 2021 11:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 19 320 2412178 gojek-tokopedia-merger-jadi-goto-model-bisnis-untungkan-konsumen-bb6KqNlr03.jpg GoTo (Foto: Dokumentasi GoTo)

JAKARTA - Pengamat Ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Bhima Yudhistira menilai penggabungan dua mitra besar di Indonesia Gojek-Tokopedia akan saling melengkapi. Menurutnya baik Gojek maupun Tokopedia akan saling melengkapi pelayanan menyasar pilihan jasa dan barang kepada para pelanggan.

Dia juga menjelaskan dengan sistem pembayaran digital yang sudah dimiliki Gojek memberikan keuntungan kepada seluruh pengguna transaksi melalui merger Gojek-Tokopedia.

“Pembayaran menggunakan GoPay sangat menguntungkan pengguna karena semua transaksi pada GoTo menggunakan Gopay. Sekali isi saldo sudah bisa digunakan dibanyak transaksi. Model bisnis ini bakal bisa menambah customer dengan keunggulan customer sebelumnya yang sudah dimiliki,” ucapnya kepada MNC Portal Indonesia di Jakarta, Rabu (19/5/2021).

Baca Juga: Setelah Gojek-Tokopedia, Gopay dan OVO Bakal Merger?

Dengan model bisnis apps atau transportasi online antar penumpang yang memberikan promo dan diskon mungkin bisa dilanjutkan pada GoTo untuk menambah customer experience sehingga GoTo dapat mengikat customersnya.

“Tapi itu bukan tujuan bisnis utamanya. Tujuan bisnis utamanya sebenarnya sepertinya akan menggabungkan pengiriman logistik Gojek kemudian terintegrasi dengan e-commercenya Tokopedia. Pengembangan Tokopedia memiliki sisi paling seksi," tutur dia.

Selain logistik, kata dia, pengembangan lainnya terkait dengan digital wallet. Kemudian fintech lendingnya. "Jadi kedepan sangat mungkin orang membeli dari Tokopedia itu menggunakan skema GoPay,” tambahnya.

Tokopedia memiliki fitur pay latter untuk memudahkan konsumennya berbelanja. Perkembangan GoTo akan mempertahankan sisi kenyamanan konsumen. Dari segi Gojek akan mensuplai ekosistem pembayaran dari Tokopedia sehingga akan lebih meningkatkan inklusi keuangan.

“Tujuan pertama pada bisnis GoTo ini untuk pembiayaan public sehingga tidak tergantung pada investor yang modelnya model ventura atau penanaman modal tertutup,” pungkas Bima.

Baca Juga: GoTo Ditunggu Investor! Ini Sederet Manfaat jika Melantai di Bursa

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini