Setelah Gojek-Tokopedia, Gopay dan OVO Bakal Merger?

Hafid Fuad, Jurnalis · Selasa 18 Mei 2021 12:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 18 320 2411643 setelah-gojek-tokopedia-gopay-dan-ovo-bakal-merger-5tqc1mTzFY.jpg OVO dan Gopay (Foto: Koran Sindo)

JAKARTA - Pasca merger Gojek dan Tokopedia, layanan pembayaran yang digunakan akan menjadi isu utama yang dinantikan.

Terlebih Gojek juga sudah diketahui berinvestasi di Bank Jago. Kabar terbaru merger tersebut menghasilkan GoTo Financial Services yang memiliki beberapa layanan dari Gopay hingga GoInvestasi.

Peneliti di Pusat Ekonomi LIPI Nika Pranata memberikan proyeksi untuk sistem pembayaran yang akan dijadikan layanan utama pasca merger.

Baca Juga: Gojek-Tokopedia Merger Jadi GoTo, Pembayaran Pakai Gopay atau OVO? 

Menurutnya, Gopay yang akan menjadi sistem pembayaran yang dipromosikan oleh kedua perusahaan tersebut. Sementara Tokopedia yang selama ini memberikan keistimewaan kepada OVO, kemungkinan akan mengurangi porsi OVO dan mendorong Gopay sebagai sistem pembayaran bisa melalui program promo, cashback, atau mungkin disediakan fitur/fasilitas khusus untuk Gopay.

"Sebenarnya indikasinya sudah terlihat jauh sebelum berita resmi mereka merger. Dulu Tokopedia menampung seluruh cashback dalam OVO, kini bertahap dikurangi dengan Tokopoints. Ini menandakan secara bertahap mereka akan mengurangi porsi OVO," ujar Nika saat dihubungi Okezone di Jakarta (18/5/2021).


Namun, dia menambahkan masih ada opsi lain bila kedua korporasi mau mengambil langkah lebih ekstrem. Bisa saja Tokopedia akan menjual sebagian kepemilikan saham di OVO.

"Tidak tertutup kemungkinan juga akan ada merger OVO dan Gopay. Tujuannya bisa untuk semakin memperkuat dominasi mereka. Karena Tokopedia punya saham relatif besar di OVO dan sekarang juga berafiliasi dengan Gopay," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini