Larangan Mudik Berakhir, Penumpang Kereta Tak Wajib Bawa Surat Tugas

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 19 Mei 2021 17:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 19 320 2412474 larangan-mudik-berakhir-penumpang-kereta-tak-wajib-bawa-surat-tugas-U2170NPLgL.jpg Kereta (Foto: Ilustrasi Okezone)

JAKARTA - Periode larangan mudik lebaran kini sudah berakhir. PT Kereta Api Indonesia (Persero) pun kembali mengoperasikan beberapa kereta api jarak jauh kembali ke berbagai rute.

VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan dengan berakhirnya masa larangan mudik maka penumpang kereta api jarak jauh tidak lagi menyertakan surat izin perjalanan. Akan tetapi harus tetap melampirkan surat keterangan bebas covid-19.

Baca Juga: Anies Satroni Rumah Warga yang Nekat Mudik di Sunter Agung

“Masih harus melampirkan surat keterangan bebas Covid-19 berupa surat keterangan negatif RT-PCR atau Rapid Test Antigen atau GeNose C19 yang diambil dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam,” ujarnya dalam keteranganya, Rabu (19/5/2021).

Untuk membantu melengkapi syarat surat bebas Covid-19 tersebut, KAI menyediakan layanan Rapid Test Antigen seharga Rp85.000 di 42 stasiun. Selain itu juga ada pemeriksaan GeNose C19 seharga Rp30.000 di 54 stasiun.

Baca Juga: Operasi Ketupat Jaya Diperpanjang Antisipasi Puncak Arus Balik 21-23 Mei

“Terus terapkan protokol kesehatan secara konsisten dan disiplin untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” kata Joni.

Mulai 18 Mei 2021 pula, calon penumpang yang tidak dapat menunjukkan surat keterangan negatif RT-PCR atau Rapid Test Antigen atau GeNose C19, tidak memakai masker, atau penumpang reaktif/positif maka tiketnya akan dikenakan bea batal sebesar 25%. Proses pembatalan dilakukan di loket stasiun pembatalan dan melalui Contact Center 121 paling lambat 30 menit sebelum keberangkatan.

Sedangkan calon penumpang yang didapati suhu tubuhnya diatas 37,3 derajat celcius pada saat boarding, maka tiket akan dikembalikan 100%. Pembatalan dapat dilakukan di semua loket stasiun penjualan.

“Proses pengembalian bea pada loket stasiun pembatalan dapat dilakukan tunai atau skema transfer. Khusus untuk layanan Contact Center 121 menggunakan skema transfer. Bea tiket yang dibatalkan dikembalikan setelah hari kalender ke-30 sejak permohonan pembatalan,” jelas Joni.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini