Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

10 Fakta Merger Gojek-Tokopedia, Gopay dan OVO Bakal Gabung?

Fadel Prayoga , Jurnalis-Minggu, 23 Mei 2021 |05:21 WIB
10 Fakta Merger Gojek-Tokopedia, Gopay dan OVO Bakal Gabung?
Gojek-Tokopedia. (Foto: Okezone.com/Dokumentasi GoTo)
A
A
A

JAKARTA - Dua perusahaan teknologi asal Indonesia resmi melakukan merger, yaitu Gojek dengan Tokopedia. Keduanya resmi menjadi entitas baru, yakni Grup GoTo.

Terkait hal itu, Okezone telah merangkum beberapa fakta menarik, Minggu (22/5/2021).

1. Andre Soelistyo Jadi CEO GoTo dan Patrick Cao Jadi Presiden GoTo

Andre Soelistyo akan memimpin GoTo sebagai CEO Group, dengan Patrick Cao dari Tokopedia sebagai Presiden GoTo. Sedangkan, Kevin Aluwi akan tetap menjabat sebagai CEO Gojek dan William Tanuwijaya akan tetap menjadi CEO Tokopedia.

2. Daftar Investor GoTo

Grup GoTo memiliki daftar investor blue-chip termasuk (sesuai abjad) Alibaba Group, Astra International, BlackRock, Capital Group, DST, Facebook, Google, JD.com, KKR, Northstar, Pacific Century Group, PayPal, Provident, Sequoia Capital, SoftBank Vision Fund 1, Telkomsel, Temasek, Tencent, Visa dan Warburg Pincus.

3. Bos GoTo Sebut Pendapatan Driver Bakal Lebih Besar

CEO GoTo Andre Soelistyo mengatakan, dengan dibentuknya Grup GoTo serta menandai fase pertumbuhan selanjutnya bagi Gojek, Tokopedia dan GoTo Financial.

Baca Juga: Valuasi Gojek-Tokopedia Bisa Capai Rp572 Triliun

"Mitra driver Gojek akan memiliki peluang pendapatan yang lebih besar antara lain dengan mengirimkan lebih banyak pesanan dari pengguna Tokopedia, sementara penjual dan mitra merchant dari berbagai skala bisnis akan mendapatkan berbagai manfaat dan kesempatan untuk meningkatkan usahanya," kata Andre dalam keterangan tertulis, Senin (17/5/2021).

4. Nilai Transaksi Merger Gojek dan Tokopedia Tembus Rp312,4 Triliun

Gojek dan Tokopedia resmi melakukan merger. Adapun nilai transaksi GoTo, perusahaan hasil merger Gojek dan Tokopedia, diprediksi USD22 miliar atau setara Rp312,4 triliun (dengan asumsi kurs Rp14.200 per dolar Amerika).

Baca Juga: Bisnis GoTo Bikin Pesaing Mati Kutu?

5. Merger Gojek dan Tokopedia Diproyeksikan Sumbang 2% Total PDB Indonesia

Presiden GoTo, Patrick Cao menuturkan, model bisnis Grup GoTo menjadi semakin beragam, stabil dan berkelanjutan. GoTo mengombinasikan transaksi platform Gojek yang memiliki volume dan frekuensi yang tinggi, dengan platform e-commerce Tokopedia yang memiliki frekuensi medium, namun dengan nilai transaksi tinggi.

"Kedepannya, Grup GoTo akan berkontribusi lebih dari 2 persen kepada total PDB Indonesia dan akan menciptakan lebih banyak lapangan kerja serta peluang penghasilan seiring dengan berkembangnya bisnis kami dan bertumbuhnya ekonomi. Kami sangat bersemangat untuk memulai babak berikutnya dari sejarah bisnis kami dan akan terus berinovasi untuk mendorong pertumbuhan yang lebih inklusif di setiap sektor yang tersentuh teknologi kami," ucapnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement