Tarik Tunai dan Cek Saldo di ATM Link Kena Biaya, YLKI: Aneh bin Ajaib

Advenia Elisabeth, Jurnalis · Minggu 23 Mei 2021 09:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 23 320 2414191 tarik-tunai-dan-cek-saldo-di-atm-link-kena-biaya-ylki-aneh-bin-ajaib-SYGalc28CR.jpg Biaya Tarik Tunai (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Transaksi Cek Saldo dan Tarik Tunai di ATM Bank Himbara atau ATM Link dengan dalih demi kenyamanan nasabah membuat Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) heran. Seperti dikutip dalam laman resmi BNI menyebutkan, setiap transaksi Cek Saldo dan Tarik Tunai kartu BNI di ATM Link kena biaya dalam rangka mendukung kenyamanan nasabah bertransaksi.

Ketua Pengurus Harian YLKI , Tulus Abadi menyoroti, dalih yang digunakan pihak bank yakni demi kenyamanan nasabah. Menurutnya hal itu klaim sepihak perbankan yang ajaib, lantaran belum ada surveinya.

“Ini kenyamanan apanya? Memangnya survei sudah ada mengenai kenyamanan tersebut. Aneh bin ajaib. Itu klaim sepihak, mengatasnamakan konsumen. Klaim yang paradoks,” ungkap Tulus, Minggu (23/5/2021).

Baca Juga: Tarik Tunai di ATM Link yang Tak Lagi Gratis, Ini Sejarahnya

Sebagaimana diketahui, nasabah yang akan melakukan cek saldo di ATM Link akan dikenakan biaya senilai Rp2.500 per transaksi. Sementara, untuk tarik tunai di jaringan ATM bank BUMN itu dipungut Rp5.000 per transaksi.

Baca Juga: Tarik Tunai dan Cek Saldo di ATM Link Kena Biaya Mulai 1 Juni, Ini Alasannya

Padahal, sebelumnya tidak dikenakan biaya. Adapun kebijakan tersebut diberlakukan bank BUMN, yaitu Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN mulai 1 Juni 2021 nanti.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini