Awal Mula dan Alasan PNS Dapat Gaji ke-13

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Senin 24 Mei 2021 20:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 24 320 2414889 awal-mula-dan-alasan-pns-dapat-gaji-ke-13-2FqrNNaMUU.jpg Gaji ke-13 PNS (Foto: Okezone)

JAKARTA - Gaji ke-13 PNS akan cair pada 1 Juni 2021. Pencairan gaji ke-13 ini setelah PNS mendapatkan THR pada Mei 2021.

Kepastian pembayaran Gaji 13 tersebut mengacu pada Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No 63 Tahun 2021 tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas kepada Aparatur Negara, Pensiunan, Penerima Pensiun dan Penerima Tunjangan 2021.

Adapun petunjuk teknis pelaksanaan mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 42 Tahun 2021.

Lalu bagaimana awal dan sejarah PNS mendapatkan gaji ke-13? Berikut rangkuman Tim Litbang MNC Portal Indonesia yang dirangkum dari berbagai sumber, Jakarta, Senin (24/5/2021).

Baca Juga: 6 Fakta Gaji ke-13 PNS Cair Juni, Intip Besarannya 

Gaji ke-13 untuk PNS dimulai sejak 1969. Sementara pada tahun-tahun berikutnya, gaji ke-13 sempat dihentikan dan dilanjutkan pada 1979. Pada tahun 1980-1982 gaji ke-13 tidak diberikan dan kembali diberikan pada 1983. Pemberian gaji ke-13 memang tergantung kondisi keuangan negara, terbukti pada 1984 gaji ke-13 tidak diberikan. Kemudian gaji ke-13 dilanjutkan pada masa Pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri.

Gaji ke-13 PNS pada tahun 2004, sejak zaman pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri. Gaji yang diberikan ini sebenarnya merupakan hak yang diterima oleh PNS.

Contohnya, Indonesia sebagai negara yang menganut sistem penggajian bulanan, sedangkan negara maju lainnya mingguan. Kalau diselaraskan, satu bulan ada 4 minggu, setahun hanya terdapat 48 minggu. Padahal, satu tahun yang kita tahu ada 52 minggu. Nah, selisih 4 minggu ini dijadikan “ bulan ke-13” dan PNS dinilai layak dapat gaji yang satu ini.

Perlu diketahui bahwa Gaji ke-13 merupakan pemberian upah yang biasanya jatuh menjelang tahun ajaran baru, yaitu sekitar Juli-Agustus. Besaran Gaji ke-13 adalah sebesar gaji pokok beserta tunjangan-tunjangan lainnya. Artinya, pada bulan Juli, PNS akan mendapatkan upah dua kali lipat dibanding bulan-bulan regular lainnya.

Masa Pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)

Pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang hampir tiap tahun gaji PNS naik. Tercatat selama 10 tahun berkuasa, SBY hanya pada tahun 2006 saja PNS tidak dapat kabar gembira kenaikan gaji. Namun, pemberian gaji ke-13 bagi ASN terus diberikan setiap tahunnya. Kebijakan itu dilanjutkan presiden berikutnya yaitu Joko Widodo (Jokowi).

Masa Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi)

Menurut PMK No.42/PMK.05/2021, berikut daftar besaran THR dan gaji ke-13 tahun 2021 bagi CPNS, PNS, PPPK, Prajurit TNI, Anggota Polri, Pejabat Negara, Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi, Pimpinan Lembaga Penyiaran Publik, dan Pegawai Non-Pegawai Aparatur Sipil Negara yang bertugas pada Lembaga Penyiaran Publik.

Gaji pokok adalah gaji pokok yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan tentang gaji/hak keuangan atau sebutan lainnya. Bagi calon PNS (CPNS) besaran gaji pokok dalam THR dan gaji ke-13 yakni hanya 80% dari gaji pokok PNS.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini