Saham-Saham Teknologi Naik, Wall Street Ditutup Menguat

Tim Okezone, Jurnalis · Selasa 25 Mei 2021 07:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 25 278 2415009 saham-saham-teknologi-naik-wall-street-ditutup-menguat-3l9ARXTz5o.jpg Wall Street (Foto: Okezone.com)

NEW YORK - Bursa saham AS, Wall Street naik pada akhir perdagangan Senin. Indeks Nasdaq melonjak lebih dari 1% karena imbal hasil Treasury AS mengalami penurunan sehingga mendorong penguatan saham-saham di sektor-sektor teknologi.

Di antara 11 sektor pada S&P, saham perusahaan teknologi naik 1,76% dan layanan komunikasi naik 1,84% atau mencatat kinerja terbaik pada sesi perdagangan tersebut. Hal ini karena imbal hasil obligasi Treasury 10-tahun menyentuh level terendah dalam dua minggu, yang juga mendukung pertumbuhan bernilai tinggi lainnya.

Kekhawatiran terhadap inflasi pun mereda untuk sementara karena investor mulai melihat proposal infrastruktur yang diajukan Presiden AS Joe Biden cenderung lebih kecil, atau tidak dapat memberikan dorongan ekonomi sebesar itu.

Baca Juga: Wall Street Ditutup Bervariasi pada Akhir Pekan Perdagangan

Kepala Investasi Glenview Trust Bill Stone mengatakan, pertumbuhan saham akan terlihat karena penurunan hasil obligasi AS.

“Tampaknya pemantulan berkelanjutan dalam rotasi kembali ke pertumbuhan, sektor dengan kinerja terbaik saat ini adalah semua saham naik. Ini tarik ulur yang berkelanjutan,” ujarnya, dilansir dari Reuters, Selasa (25/5/2021).

Dow Jones Industrial Average naik 186,14 poin atau 0,54% menjadi 34.393,98. S&P 500 naik 41,19 poin atau 0,99% menjadi 4.197,05 dan Nasdaq Composite menambahkan 190,18 poin atau 1,41% menjadi 13.661,17.

Baca Juga: Wall Street Akhirnya Menguat Ditopang Saham Google hingga Apple

Raksasa teknologi seperti Apple naik 1,33% dan Microsoft naik 2,29%. Hal ini menjadi pendorong terbesar untuk indeks S&P.

Sektor ini berada di antara saham-saham yang berkinerja negatif dalam bulan dan tahun ini, karena kekhawatiran inflasi dan imbal hasil obligasi telah bergerak lebih tinggi.

Sementara itu, rilis data konsumsi AS pada Kamis akan menjadi ukuran terhadap inflasi dan kebijakan The Fed nanti. Investor akan menyoroti data ekonomi yang diterbitkan minggu ini.

Sentimen risiko juga membaik karena cryptocurrency memulihkan beberapa kerugian setelah aksi jual yang dipicu oleh tanda-tanda lebih lanjut dari tindakan China. Bitcoin ditambahkan untuk mendapatkan keuntungan di akhir sesi setelah Elon Musk menyatakann pertemuan dengan penambang cryptocurrency di Amerika Utara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini