Incar Pasar Ekspor, Petani Beras dan Kopi Ikut Sertifikasi

Rabu 26 Mei 2021 15:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 26 320 2415696 incar-pasar-ekspor-petani-beras-dan-kopi-ikut-sertifikasi-9RiYwjPqnc.jpg Petani Kopi Ikuti Sertifikasi untuk Mendorong Ekspor. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA- Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank membantu pelaku usaha mengembangkan produk lokal unggulan di Kawasan Ijen. Hal ini dilakukan dengan melakukan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi

"Sebagai upaya meningkatkan kapasitas pelaku usaha dan menciptakan daya saing berkualitas ekspor, LPEI membangun sinergi dan kolaborasi antara lain program pelatihan sertifikasi organik bagi para petani beras dan kopi," kata Direktur Pelaksana II LPEI Maqin U. Norhadi, dikutip dari Antara, Rabu (26/5/2021).

Baca Juga: Sri Mulyani Cek Nasabah Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia di Manokwari

Banyuwangi merupakan kabupaten di perbatasan Provinsi Jawa Timur dan Bali, sehingga menjadikannya daerah perbatasan yang strategis.

Banyuwangi yang memiliki kawasan Taman Nasional Agrowisata Kawasan Ijen ini terkenal dengan keindahan alamnya, sehingga dijadikan tujuan wisata lokal maupun mancanegara.

Selain obyek pariwisata, kawasan ini pun memiliki produk beras dan kopi yang telah lama dibudidayakan oleh sebagian besar masyarakat, khususnya di lereng pegunungan Ijen Banyuwangi, wilayah Glagah (untuk komoditi padi) dan Kalipuro (untuk komoditi kopi).

Baca Juga: Eximbank Siapkan Rp1,65 Triliun Lunasi Obligasi Jatuh Tempo

Keunggulan lainnya adalah kedua komoditi tersebut dikelola dengan baik sehingga memiliki nilai dan daya saing yang tinggi.

LPEI sebagai Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan RI sangat mendukung program Pemerintah dalam memajukan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di tengah pandemi seperti saat ini salah satunya kawasan agrowisata.

Sinergi dan komitmen LPEI tersebut dituangkan dalam bentuk penandatanganan kerja sama antar pihak, LPEI dengan Koperasi Klaster Ijen Banyuwangi (KKIB) dan PT Souvantara Portaverda Gemilang (Souvantara) pada 5 Mei 2021 yang lalu.

Simbolisasi Peluncuran Program Pendampingan Pengembangan Potensi Ekspor Kawasan Agrowisata Ijen Banyuwangi disaksikan oleh Asisten Pemkab bidang Perekonomian dan Pembangunan Guntur Priambodo, Direktur Pelaksana II LPEI Maqin U. Norhadi, dan pemangku kepentingan lainnya, sekaligus menandai dimulainya program pelatihan.

Guntur Priambodo mengungkapkan bahwa Pemkab Banyuwangi mendukung segala pihak yang dapat memajukan perekonomian khususnya Banyuwangi.

"Tahun 2021 sudah ada beberapa sektor yang mampu melakukan ekspor perdana. Ekspor langsung juga sudah bisa dilakukan melalui Pelabuhan Banyuwangi, sehingga kita sangat dukung kerja sama KKIB, Souvantara dan LPEI agar komoditas kopi dan beras Banyuwangi dapat masuk ke pasar Internasional" ujar Guntur.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini