Lowongan Kerja di BPJS Kesehatan, Cari Verifikator Klaim Covid-19

Fariza Rizky Ananda, Jurnalis · Rabu 26 Mei 2021 17:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 26 622 2415702 lowongan-kerja-di-bpjs-kesehatan-cari-verifikator-klaim-covid-19-YW5j4GQYDG.jpg BPJS Kesehatan. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - BPJS Kesehatan membuka kesempatan lowongan kerja untuk beberapa posisi, seperti pegawai tidak tetap (PTT) verifikator klaim Covid-19 dan tenaga ahli dewan pengawas BPJS Kesehatan.

Pendaftaran lowongan pekerjaan ini dibuka mulai 25 Mei 2021 sampai 31 Mei 2021. Pelamar harus menemui persyaratan dan menempuh alur pendaftaran yang ditentukan BPJS Kesehatan.

Berikut persyaratannya, dikutip dari Instagram Kementerian Ketenagakerjaan @kemnaker, Rabu (26/5/2021).

Verifikator Klaim Covid-19

1. Warga Negara Indonesia

2. Belum menikah saat mendaftar

3. Pendidikan D3/D4/S1 Dokter Umum, Dokter Gigi, Apoteker, Keperawatan/Nurse, Rekam Medik, Informasi Kesehatan serta Pendidikan lainnya yang memiliki keterkaitan dengan pelayanan kesehatan

4. IPK minimal 2,75 skala 4:

5. Usia maksimal 25 tahun per 31 Desember 2020

6. Akreditasi Universitas:

- Diutamakan minimal B untuk Universitas Negeri

- Diutamakan minimal A untuk Universitas Swasta.

Baca Juga: Lowongan Kerja di RNI Jadi Sekretaris, Berikut Syarat dan Cara Daftarnya

7. Pelamar wajib mengunggah foto selfie di Feed Instagram bersama aplikasi Mobile JKN di Smartphone dengan menulis caption bertema:

"Menjadi Verifikator Klaim Covid-19 merupakan Langkah Nyataku Mengabdi untuk Negeri" serta diakhiri tagar #Siapverifklaimcovid dan wajib melakukan tag dan follow akun resmi @bpjskesehatan.ri

8. Pendaftaran dapat diakses melalui; https://rekrutmen.bpjs-kesehatan.go.id/pti/ pada tanggal 25 s.d. 31 Mei 2021.

Tenaga Ahli Dewan Pengawas BPJS Kesehatan

a. Persyaratan umum:

1. Warga Negara Indonesia;

2. Usia maksimal 60 (enam puluh) tahun:

3. Mampu mengoperasikan komputer;

4. Sehat jasmani dan rohani;

5. IPK minimal 3,00 skala 4;

6. Akreditasi Universitas:

- Minimal "B" untuk Universitas Negeri:

- Minimal "A" untuk Universitas Swasta; atau

Baca Juga: Ini 4 Tanda Tak Lolos Interview Kerja

- Terakreditasi "Baik" bagi Perguruan Tinggi yang menggunakan instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi (IAPT) 3.0 dan Instrumen Akreditasi Program Studi (IAPS) 4.0.

7. Berpengalaman dalam membuat kajian dibuktikan dengan hasil kajian, artikel maupun jurnal penelitian yang dipublikasi di dalam maupun di luar negeri

8. Lebih diutamakan mampu berbahasa Inggris aktif.

9. Mampu berkomunikasi dengan baik secara lisan dan tulisan;

10. Bersedia bekerja secara waktu penuh full time

b. Persyaratan Khusus Calon Anggota Komite Spesialisasi Teknologi Informasi:

1. Pendidikan S2/S3 di Bidang Teknologi Informasi.

2. Pengalaman kerja minimal 5 (lima tahun di bidangnya)

3. Memiliki sertifikasi IT seperti CGEIT/CISA/CRISC/COBIT5/ITIL/CISM:

4. Lebih diutamakan yang memahami konsep Asuransi Kesehatan Sosial

c. Persyaratan Khusus Calon Anggota Komite Spesialisasi Medis/Manajemen Rumah Sakit/Kebijakan Kesehatan/Manajemen Risiko/Komunikasi/Kedokteran Umum/Kedokteran Gigi/Psikologi/Farmasi/Manajemen:

1. Pendidikan S2/S3 di Bidang Medis/Manajemen Rumah Sakit/Kebijakan Kesehatan/ Manajemen Risiko/Komunikasi/Kedokteran Umum/Kedokteran Gigi/

Psikologi/Farmasi /Manajemen

2. Pengalaman kerja minimal 5 Lima tahun di bidangnya

3. Memiliki kemampuan analisis dan memiliki minat terhadap Pembiayaan Kesehatan/Jaminan Kesehatan/Asuransi Sosial

4.Diutamakan memiliki sertifikasi Manajemen Risiko

5. Pendaftaran dapat diakses melalui http://bit.ly/PendaftaranAnggotaKomite pada tanggal 25 s.d. 31 Mei 2021.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini