Bank Digital dengan Motion Banking, MNC Bank Incar 30 Juta Nasabah

Michelle Natalia, Jurnalis · Jum'at 28 Mei 2021 15:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 28 278 2416788 bank-digital-dengan-motion-banking-mnc-bank-incar-30-juta-nasabah-1YZipRmGab.jpg MNC Bank. (Foto: Okezone.com/MNC Bank)

JAKARTA - CTO MNC Group Yudi Hamka mengaku optimis Motion Banking by MNC Bank akan mendapatkan 30 juta nasabah dalam 5 tahun ke depan. Target ini mungkin terkesan agresif, tapi sebenarnya do-able.

"Kita di MNC Group sendiri punya ekosistem yang cukup besar, kita punya 370 juta users dalam grup dan media, 10% nya itu sudah di 30 juta sendiri. Ini belum termasuk di Lido, di mana ada lahan yang akan kita bangun seperti movieland, dan yang lainnya yang menyokong content creation," ujar Yudi dalam live Instagram "Peluang Cuan Dari Digitalisasi" di Jakarta, Jumat (28/5/2021).

Yudi menyebutkan, kombinasi benefits dari kedua ekosistem ini akan bisa meng-generate target yang diharapkan. Namun, di tahap awal, pihaknya memang akan gencar melakukan promosi untuk menggaet nasabah.

Baca Juga: Bank Jago & MotionBanking BABP Raih Izin Layanan Digital Banking, Cek Detail MotionBanking Di Sini!

"Misal dalam membuka rekening, kita akan memberikan value added bagi customer, tapi juga memberikan produk yang bagus dan bermanfaat bagi masyarakat," tambahnya.

Fokusnya juga adalah mengembangkan bisnis dan digitalisasi dari MNC Capital Indonesia, khususnya untuk digital banking.

Dalam kesempatan yang sama, Senior Analyst MNC Sekuritas Victoria Venny mengatakan bahwa saham BABP lebih atraktif saat ini dibandingkan peersnya atau saham perbankan lain.

Baca Juga: Kantongi Izin OJK, Teddy Tee Jamin Kecanggihan Aplikasi Perbankan Digital BABP MotionBanking!

"Kita lihat MNC Bank kekuatannya juga dari MNC Group sebagai media terbesar di Asia Tenggara. Beberapa prospek yang terlihat, bahwa kita masih ada financial gap yang cukup lebar, yang bisa menjadi opportunity untuk MNC Bank masuk disitu," ujar Venny.

Dia mengatakan, populasi un-bankable di Indonesia masih sekitar 51% dan masih relatif lebih rendah dibandingkan negara-negara tetangga. Ini menjadi salah satu sentimen positif.

"Ekosistem MNC Group juga memberikan competitive advantage, yang memang segitu besar sehingga masing-masing unit bisnis bisa terintegrasi dengan baik, yang bisa mengkapitalisasi jutaan users base yang dimiliki MNC Group," tambah Venny.

Perkembangan digital juga mendukung karena banyak anak-anak muda yang tech savvy, sehingga ini bisa menjadi momentum untuk MNC Bank memberikan layanan digital yang optimal. Ada efficiency cost 15-20% di MNC Bank yang bisa menjadi game changer.

"Secara ekosistem mendukung, dan digitalisasi yang makin mantap dengan adanya AI dan machine learning nanti untuk credit scoring," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini