Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

6 Fakta Garuda Tawarkan Pensiun Dini dan Sriwijaya Air Rumahkan Karyawan

Hafid Fuad , Jurnalis-Minggu, 30 Mei 2021 |05:03 WIB
   6 Fakta Garuda Tawarkan Pensiun Dini dan Sriwijaya Air Rumahkan Karyawan
Garuda (Foto: Okezone)
A
A
A

3. Kompensasi Pensiun Dini Karyawan Sriwijaya Air

Bagi karyawan yang sedang dirumahkan, baik itu pegawai tetap maupun PKWT, yang punya keinginan mengundurkan diri, perusahaan memberikan kebijakan uang pisah. Adapun rinciannya yakni, karyawan dengan masa kerja kurang lebih 1 tahun sampai dengan 3 tahun diberikan uang pisah 1 bulan gaji.

Karyawan dengan masa kerja lebih dari 3 tahun sampai dengan 6 tahun diberikan uang pisah 2 bulan gaji. Dan karyawan dengan masa kerja lebih dari 6 tahun diberikan uang pisah 3 bulan gaji.

Perusahaan juga membebaskan biaya penalti kontrak kerja, tetapi tidak termasuk pinjaman dana perusahaan bagi karyawan yang disetujui permohonan pengunduran dirinya.

Lebih parah, Perseroan juga mengubah kebijakan pengupahan kepada karyawan yang sedang dirumahkan dari imbal jasa 25% menjadi 10% dari gaji pokok.

4. Serikat Karyawan Garuda: Kami Tidak Menerima dan Menolak

Serikat Bersama PT Garuda Indonesia, mengeluarkan reaksi keras terhadap rencana management merestrukturisasi perusahaan pelat merah itu dengan program pensiun dini.

Koordinator Serikat Bersama (Sekber) PT Garuda Indonesia, Tomy Tampatty mengatakan, pihaknya memahami latar belakang keputusan pensiun dini itu. Tetapi, bukan sebagai opsi pertama.

"Opsi ini tawaran sukarela dan tidak memaksa. Maka, kami mengambil posisi tidak menolak dan tidak menerima," kata Tomi, kepada MNC Portal Indonesia, saat ditemui di Bandara Soetta, Jumat (28/5/2021).

Dia menjelaskan, jumlah karyawan Garuda Indonesia, sebanyak 5.800 orang. Namun, berapa yang setuju dan telah mengambil pensiun dini pihak tidak tahu.

"Berapa jumlahnya, kami tidak tahu, data itu ada di management. Kami tidak mau mengekspose data yang tidak valid. Karena ini tawaran sukarela, kami serahkan kepada teman-teman," katanya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement