Abdee Slank Jadi Komisaris Telkom, Analis Sebut Direksi yang Punya Strategi

Advenia Elisabeth, Jurnalis · Senin 31 Mei 2021 11:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 31 278 2417815 abdee-slank-jadi-komisaris-telkom-analis-sebut-direksi-yang-punya-strategi-fiUDWVRxYG.jpg Abdee Slank Jadi Komisaris Telkom (Foto: Instagram)

JAKARTA - Susunan direksi dan komisaris PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) dirombak. Ada nama yang menarik perhatian yakni Abdee Slank diangkat menjadi komisaris independen Telkom.

Equity research analyst PT Panin Sekuritas Ishlah Bimo Prakoso menilai pergantian Komisaris Telkom ini tidak terlalu berdampak pada manajemen secara khusus. Dia menganggap yang paling berdampak kepada manajemen secara khusus adalah jajaran direksi.

"Hal itu karena pihak direksi lah yang membuat kebijakan atau yang memberikan arah akan strategi perusahaan," ujarnya pada Market Opening di IDX Channel, Senin (31/5/2021).

Baca Juga: 4 Fakta Abdee Slank Jadi Komisaris Telkom, Anak Band yang Kini Bergaji Miliaran 

Kendati demikian, Bimo setuju dengan terpilihnya Bambang Brodjonegoro sebagai Komisaris Utama karena memiliki karakter positif di bidang ekonomi.

Adapun jajaran dewan komisaris dan direksi terbaru Telkom Indonesia.

Dewan Komisaris:

Komisaris Utama/Komisaris Independen : Bambang Brodjonegeoro

Komisaris Independen : Wawan Iriawan

Komisaris Independen : Bono Daru Adji

Komisaris Independen : Abdi Negara Nurdin

Komisaris : Marcelino Pandin

Komisaris : Ismail

Komisaris : Rizal Mallarengeng

Komisaris : Isa Rachmatarwata

Komisaris : Arya Mahendra Sinulingga

Dewan Direksi

Direktur Utama : Ririek Adriansyah

Direktur Keuangan : Heri Supriadi

Direktur Consumer Service : Venusiana Papasi

Direktur Network & IT Solution : Herlan Wijanarko

Direktur Digital Business : Muhammad Fajrin Rasyid

Direktur Strategic Portfolio : Budi Setiawan Wijaya

Direktur Wholesale & International Service : Bogi Witjaksono

Direktur Human Capital Management : Afriwandi

Direktur Enterprise & Business Service : Edi Witjara

Perlu diketahui, RUPST Telkom Indonesia juga memutuskan untuk membagikan dividen sebesar Rp16,64 triliun setara dengan 80% dari perolehan laba bersih tahun 2020. Sisanya sebesar 20% setara dengan Rp 4,16 triliun dialokasikan sebagai laba ditahan. Nilai dividen Telkom tahun 2020 mengalami peningkatan 9% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini