Share

Jalan di Atas Terowongan Proyek Kereta Cepat Ambles

Rina Anggraeni, Sindonews · Kamis 03 Juni 2021 12:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 03 320 2419452 jalan-di-atas-terowongan-proyek-kereta-cepat-ambles-bFmjPk7TRc.jpg Kereta Cepat (Foto: Reuters)

JAKARTA - PT KCIC melakukan antisipasi dan penanganan longsoran di jalan yang digunakan sebagai jalur pengalihan (detour) jalan nasional di sekitar Desa Sumur Bandung, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Kejadian penurunan tanah ini mulai terjadi pada Senin 31 Mei 2021.

Ketua Tim Pelaksana Gugus Tugas Khusus Pengendalian Perizinan dan Pengawasan Kegiatan terhadap Pemanfaatan Bagian-Bagian Jalan Tol, Hadrianus Bambang menepis pemberitaan di beberapa media yang menyebutkan terowongan rubuh atau menyebabkan terputusnya Jalan Raya Padalarang-Purwakarta.

"Bagian yang amblas adalah lajur pengalihan (detour) pada jalan yang tidak dipergunakan untuk lalu lintas," kata Bambang di Jakarta, Kamis (3/6/2021).

Baca Juga: Tol Jakarta-Cikampek Akan Buka Tutup Imbas Proyek Kereta Cepat, Catat Tanggalnya

Saat ini sudah dilakukan perbaikan dengan pengecoran dan pengisian serta penguatan struktur tanah (grouting) agar tidak kembali terjadi amblasan.

Baca Juga: Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Jokowi Harap Ada Transfer Teknologi ke SDM Indonesia

"Selama proses ini, lajur lalu lintas ditutup satu lajur sampai selesainya pekerjaan grouting . Setelah proses grouting selesai, maka jalur lalu lintas akan dikembalikan ke dua lajur sesuai kapasitas semula," katanya

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Untuk diketahui penurunan tanah tidak mengganggu proses pekerjaan kontruksi terowongan Tunnel 8 KCJB. Di sisi lain, tim di lapangan juga melakukan penataan drainase yang baik mengingat lokasi tersebut berada pada tikungan jalan dengan super elevasi miring dan juga jalan menurun yang tujuannya menjauhkan aliran air dari badan terowongan.

Antisipasi dan mitigasi dalam setiap langkah pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung selalu kami lakukan. Begitu juga koordinasi dan komunikasi serta pelibatan para ahli agar dampak pembangunan bisa diminimalisasi dan pembangunan bisa berjalan dengan baik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini