Sandiaga Uno: Kebangkitan Pariwisata Dimulai dari Desa Wisata

Tim Okezone, Jurnalis · Sabtu 05 Juni 2021 11:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 05 320 2420579 desa-wisata-jadi-andalan-bangkitkan-ekonomi-pedesaan-Zxcw9guBbg.jpg Menpar Sandiaga Uno. (Foto: Okezone.com/Kemenpar)

MAGELANG - Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan desa wisata menjadi andalan Kemenparekraf/Baparekraf untuk mendongkrak pariwisata yang sifatnya lokal atau langsung memberikan dampak pada masyarakat. Apalagi, pandemi Covid-19 memaksa semua untuk beradaptasi dengan mengadopsi keterampilan-keterampilan baru.

"Bagi kami kebangkitan pariwisata ini kita mulai dari desa wisata dan kita ingin desa wisata hadir membuka peluang usaha, peluang ekonomi, dan membuka lapangan kerja," kata Sandiaga, Sabtu (5/6/2021).

Dirinya pun melakukan sosialisasi ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 di Desa Wisata Candirejo, Magelang, Jawa Tengah.

Baca Juga: Sandiaga Uno Beberkan Dampak Positif Work From Bali

Saat mengunjungi Desa Wisata Candirejo, Sandi mengatakan, Candirejo dipilih karena desa wisata ini kaya akan potensi pariwisata serta sumber daya alam dengan perpaduan lanskap gunung Menoreh dan suasana pedesaan. Desa pertama yang ditetapkan sebagai desa wisata di Kabupaten Magelang ini juga telah menerima penghargaan dan sertifikasi dari Kemenparekraf atas prestasinya sebagai desa wisata berkelanjutan.

"Dengan sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan acuan dan motivasi bagi desa lainnya yang ada di Indonesia untuk mengembangkan desa wisata sebagai penggerak ekonomi masyarakat, membuka lapangan kerja," kata Sandiaga Uno.

Baca Juga: Gandeng Pemprov Jawa Tengah, Sandiaga Uno Targetkan 500 Desa Wisata

Dirinya berharap melalui sosialisasi ini banyak desa wisata yang ikut serta dalam ajang ADWI 2021. Keberhasilan Desa Wisata Candirejo pun diharapkan menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya di Indonesia dalam mengembangkan desa dan menjadi penggerak ekonomi masyarakat melalui desa wisata.

"Kita berharap dari provinsi Jawa Tengah ini akan memasukkan desa-desa wisatanya yang sudah berkelas dunia seperti Karangrejo, Candirejo, dan beberapa desa wisata lainnya untuk ikut serta dalam ADWI. Harapan kita bisa sampai 500 desa wisata yang berpartisipasi," kata Menparekraf Sandiaga Uno.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah Sinoeng Rachmadi, mengatakan, desa wisata telah menjadi salah satu program yang dijalankan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Pemerintah Kabupaten dalam dua tahun terakhir.

Hal tersebut ditunjukkan dengan keberpihakan dalam anggaran yang mendukung berkembangnya desa wisata di Jawa Tengah. Pemprov Jawa Tengah menyiapkan dukungan dana pengembangan tiga jenis desa wisata. Yakni desa wisata rintisan sebesar Rp100 juta, desa wisata berkembang Rp500 juta, serta desa wisata mandiri sebesar Rp1 miliar.

"Artinya kami juga menyambut kebijakan dari Menparekraf Sandiaga untuk mendukung pengembangan desa wisata. Dengan dukungan tersebut diharapkan desa wisata terus berkembang di Jawa Tengah," kata Sinoeng Rachmadi.

Sinoeng mengatakan, sesuai dengan rencana pembangunan jangka menengah Provinsi Jawa Tengah, hingga akhir 2023 ditargetkan 500 desa wisata tumbuh di Jawa Tengah.

"Saat ini ada sekitar 150 desa wisata rintisan, 200 desa wisata berkembang, dan 20 desa wisata maju di Jawa Tengah. Kita harapkan yang berkembang naik menjadi desa wisata maju, desa wisata rintisan naik menjadi desa wisata berkembang, dan muncul lebih banyak desa-desa wisata rintisan," kata Sinoeng.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini