Dirjen Minerba Sentil Perusahaan 'Malas' Ngeruk meski Dapat Izin Usaha

Oktiani Endarwati, Jurnalis · Senin 07 Juni 2021 22:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 07 320 2421594 dirjen-minerba-sentil-perusahaan-malas-ngeruk-meski-dapat-izin-usaha-VLGu0DEOlq.jpg Minerba (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Pagu indikatif Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM Tahun Anggaran (TA) 2022 naik Rp31 miliar menjadi Rp478,56 miliar dibandingkan tahun 2021 yang sebesar Rp447,24 miliar.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian ESDM Ridwan Djamaluddin mengatakan, pagu indikatif tahun 2022 sebesar Rp478,56 miliar terdiri dari belanja pegawai sejumlah Rp159 miliar, belanja barang Rp292,8 miliar dan belanja modal sejumlah Rp26,7 miliar.

"Kenaikan anggaran ini dialokasikan untuk penambahan belanja pegawai sehubungan dengan pengangkatan calon inspektur tambang menjadi inspektur tambang di seluruh provinsi sebanyak 179 orang," ujarnya dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR RI, Senin (7/6/2021).

Baca Juga: Realisasi Investasi Sektor Minerba Baru Rp1,38 Triliun 

Dia melanjutkan, pihaknya juga akan terus melakukan sosialisasi dan koordinasi yang lebih gencar dengan pemerintah daerah, pelaku usaha serta masyarakat luas terkait dengan implementasi Undang-Undang (UU) Nomor 3 Tahun 2020 beserta aturan turunannya serta sosialisasi pemberlakuan sistem OSS berbasis risiko kepada para pemohon perizinan.

"Kami juga meningkatkan kegiatan evaluasi dan tindak lanjut bagi perusahaan yang tidak aktif melakukan kegiatan. Sebagaimana diketahui masih banyak izin-izin usaha yang diberikan namun tidak diusahakan. Ini sedang kita lakukan evaluasi," jelasnya.

Adapun kegiatan prioritas sub sektor minerba TA 2022 di antaranya peningkatan pelayanan publik dan integrasi aplikasi, peningkatan pembinaan dan pengawasan PNBP, peningkatan kepatuhan wajib bayar dan penggunaan sistem e-PNBP minerba, monitoring realisasi reklamasi lahan bekas tambang.

Selanjutnya, peningkatan penggunaan produk dalam negeri pada pertambangan mineral dan batu bara, pembinaan dan pengawasan oleh inspektur tambang penempatan provinsi terhadap IUP daerah, sosialisasi pertambangan mineral dan batu bara kepada pemerintah daerah dan masyarakat setempat, monitoring pembangunan smelter, dan percepatan peningkatan nilai tambah batu bara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini