Sri Mulyani Minta Masyarakat Awasi Dana Rp800 Triliun di Desa, Caranya?

Hafid Fuad, Jurnalis · Rabu 09 Juni 2021 05:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 08 320 2422066 sri-mulyani-minta-masyarakat-awasi-dana-rp800-triliun-di-desa-caranya-EUFYevZJHZ.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Okezone.com/KBUMN)

 JAKARTA - Pemerintah mengajak masyarakat proaktif terlibat mengawasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD). Karena jumlahnya yang naik signifikan tentu juga membutuhkan pengawasan bersama-sama seluruh stakeholder termasuk masyarakat.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan pemerintah membutuhkan pengawasan bersama untuk anggaran Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) agar efektif dan efisien. Karena alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) tercatat meningkat jauh signifikan dari Rp33,1 triliun di tahun 2000 menjadi Rp795,5 triliun di tahun 2021.

"Jadi maksud kita adalah dengan belanja TKDD sebesar Rp 800 triliun, diharapkan rakyat memahami tujuannya dan mau ikut serta mengawasi dan memberikan masukan. Bagaimana prosesnya anggaran tersebut dibelanjakan," kata Sri Mulyani dalam video virtual.

Tidak hanya itu Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kemenkeu, Astera Primanto Bhakti mengkhawatirkan kinerja rata-rata belanja daerah hingga April 2021 baru sebesar 12,7%. Bahkan sebagian besar anggaran daerah digunakan untuk belanja pegawai. Baik melalui pembayaran gaji maupun honor perjalanan dinas.

"Maka ini yang harus menjadi perhatian kita. Kita belum evaluasi belanja modalnya, apakah itu belanja modal yang produktif atau tidak produktif. Ini yang menjadi trigger dan kita ingin ada bedah data APBD dan itu dilakukan oleh stakeholder kita," ujar Astera dalam kesempatan sama.

Dia juga menambahkan untuk Tunjangan Hari Raya (THR) pada April 2021 kemarin proporsinya tinggi. Dari total APBD yang sudah direalisasikan sebesar 12,7% itu, porsinya sekitar 58% untuk belanja pegawai. Sementara belanja modal masih sangat rendah yakni sekitar 5-6%.

"Dan juga akun-akun lainnya yang muaranya kepada belanja pegawai ini terus terang menjadi perhatian kita semua," jelasnya.

Baca Selengkapnya: Sri Mulyani Minta Masyarakat Pelototi Anggaran TKDD Rp800 Triliun

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini