Sedih! Tak Terlihat Beroperasi, Banyak Pesawat Garuda Dikembalikan

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Rabu 09 Juni 2021 12:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 09 320 2422389 sedih-tak-terlihat-beroperasi-banyak-pesawat-garuda-dikembalikan-jWSbClL91x.jpg Garuda Indonesia. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA- PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dikabarkan sudah mengembalik beberapa pesawat yang disewanya. Hal tersebut terlihat dari kode panggilan atau call sign salah satu armada pesawat milik emiten.

Kabar perubahan call sign diungkapkan Pengamat Penerbangan dan Kebijakan Publik Agus Pambagio. Agus pun membagi sebuah foto yang menggambarkan adanya perubahan kode yang tertera di bagian badan pesawat.

“Lho kok call sign pesawat Garuda Indonesia bukan PK (Indonesia) tetapi berganti menjadi VQ (bermuda). Apa artinya?," tulis Agus dikutip MNC Portal Indonesia, Rabu (9/6/2021).

Baca Juga: Manajemen Lakukan Berbagai Cara Selamatkan Garuda agar Tak seperti Merpati

Dia pun mengungkapkan makna dibalik pergantian kode PK atau Indonesia menjadi VQ atau Bermuda tersebut. Menurutnya, pesawat yang disewa manajemen maskapai penerbangan nasional tersebut sudah dikembalikan kepada lessor atau karena penyewa pesawat. Perkara itu karena Garuda Indonesia menunggak biaya leasing atau sewa guna usaha.

"Apa artinya? Artinya pesawat yang disewa GA tersebut sudah dikembalikan atau diambil oleh lessor-nya karena GA menunggak leasing-nya,” tutur dia.

Agus juga mengungkapkan bahwa pesawat Garuda Indonesia nyaris tak terlihat karena jarang dioperasikan.

Baca Juga: Yenny Wahid Blak-blakan Praktik Korupsi di Garuda Indonesia

"Sedih saya sebagai bangsa Indonesia karena our flag carrier RI mangap-mangap dan manajemen maupun pemegang saham belum ada tanda-tanda upaya penanganan yang joss," ungkap dia.

Manajemen Garuda sendiri mengakui telah melakukan percepatan pengembalian lebih awal armada yang belum jatuh tempo masa sewanya. Langkah tersebut ditandai dengan pengembalian dua armada yakni B737-800 NG kepada salah satu lessor pesawat.

Adapun percepatan pengembalian tersebut dilakukan setelah adanya kesepakatan bersama antara Garuda Indonesia dan pihak lessor pesawat, dimana, salah satu syarat pengembalian pesawat adalah dengan melakukan perubahan kode registrasi pesawat terkait.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengungkapkan, percepatan pengembalian armada yang belum jatuh tempo masa sewanya merupakan bagian dari langkah strategis Garuda Indonesia dalam mengoptimalisasikan produktivitas armada dengan mempercepat jangka waktu sewa pesawat.

"Hal ini merupakan langkah penting yang perlu kami lakukan di tengah tekanan kinerja usaha imbas pandemi Covid-19 dimana fokus utama kami adalah penyesuaian terhadap proyeksi kebutuhan pasar di era kenormalan baru," ujar Irfan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini