7 Rahasia Rumah Harum Semerbak, Begini Tipsnya

Fariza Rizky Ananda, Jurnalis · Selasa 15 Juni 2021 05:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 14 470 2424764 7-rahasia-rumah-harum-semerbak-begini-tipsnya-hwzCMImHmo.jpeg Foto Rumah: Ilustrasi Shutterstock

JAKARTA - Penciuman sering disebut indra manusia yang paling kuat. Ketika datang ke rumah, jika sebuah ruangan berbau segar dan wangi, itu pertanda bagus. Jika baunya tidak enak? Penghuni rumah atau bahkan tamu pasti merasa tidak nyaman.

Tetapi rahasia ruangan yang ramah hidung bukanlah menyemprotkan wewangian di atas barang-barang menjijikkan. Untuk orang-orang yang kewalahan oleh terlalu banyak wewangian (atau yang memiliki alergi dan asma), pekerjaan mungkin berakhir dengan menetralkan bau tak sedap.

Tetapi bagi mereka yang menyukai aroma, berikut ide-ide yang bisa dilakukan untuk membuat rumah lebih wangi dan menghilangkan bau tidak sedap, dilansir dari Real Simple, Selasa (15/6/2021).

Baca Juga: Renovasi Rumah yang Bisa Dilakukan Sendiri Tanpa Bantuan Tukang, Apa Saja?

1. Berurusan dengan kelembaban

Kelembaban adalah penyebab nomor satu dari bau rumah tangga. Pertimbangkan untuk menggunakan higrometer untuk menguji tingkat kelembaban di setiap ruangan. Jika ruangan memiliki kelembaban di atas 60 persen, pemilik mungkin harus menggunakan dehumidifier.

Jika pemilik rumah tinggal di iklim yang lembab, hindari karpet atau permadani dari dinding ke dinding, yang dapat memerangkap kelembapan, terutama di area seperti dapur dan kamar mandi. Pertimbangkan untuk menyimpan bahan penyerap kelembaban di area yang lebih kecil, dan awasi lebih banyak sumber kelembapan, seperti spons dan handuk.

Ganti spons setidaknya setiap satu hingga dua minggu, pastikan handuk bersih benar-benar kering sebelum dilipat dan disimpan, dan gantung keset kamar mandi di atas batang pancuran untuk membantu mereka kering.

Baca Juga: Tips Membangun Home Theater di Rumah agar seperti Bioskop

2. Bersihkan tempat sampah secara rutin

Bersihkan bagian dalam tempat sampah (termasuk tutupnya) setidaknya sebulan sekali. Cuci tempat tidur hewan peliharaan secara teratur, dan ambil kotak kotoran setiap hari. Dan jika bisa, coba menggunakan tempat sampah kecil di rumah sehingga pada dasarnya pemilik terpaksa membuang sampah lebih sering.

3. Bersihkan kulkas secara menyeluruh

Tindakan pertama untuk lemari es yang bersih cukup jelas: buang apa pun yang melewati masa kedaluwarsa. Kemudian bersihkan bagian dalam lemari es secara menyeluruh. Jika ada rak dan laci yang dapat dilepas, tarik keluar dan rendam dalam air sabun yang panas.

Bersihkan bagian dalam struktur dengan campuran 1:1 air panas dan cuka putih dengan setetes kecil sabun cuci piring. Gunakan kain basah untuk membilas.

4. Bersihkan permukaan yang lembut

Karpet, bantal, sprei, dan tirai jendela adalah magnet untuk bau. Setelah tumpahan mengering atau kotoran terhapus, bakteri penyebab bau masih bisa tertinggal. Di karpet, noda yang terlewat dapat menyebabkan jamur atau lumut.

Bersihkan karpet dengan pembersihan uap secara profesional setahun sekali. Untuk bantal, seprei, dan tirai jendela, periksa label perawatan kain untuk melihat apakah bisa dicuci dengan mesin.

Cara termudah untuk menghindari bau di karpet adalah dengan cepat membersihkan tumpahan apa pun. Saat pemilik menyedot debu dan merawat karpet lebih sering, maka semakin kecil kemungkinannya untuk berbau.

5. Membuka jendela

Ini adalah cara termudah untuk membawa kesegaran, terutama jika pemilik memiliki sisa bau masakan atau bau yang tertinggal dari proyek renovasi rumah seperti lukisan. Membuka jendela membuat seluruh ruangan terasa lebih bersih dan membantu mengangkat mood di rumah. Jika memungkinkan, buka jendela di beberapa sisi rumah untuk mendapatkan angin sepoi-sepoi.

6. Temukan cara halus untuk menciptakan aroma

Diffuser bukan satu-satunya cara untuk menggunakan minyak esensial. Beberapa ide lain yaitu, pertimbangkan semprotan penyegar kain. Campurkan setengah cangkir cuka putih, setengah cangkir alkohol, 1 sendok teh tepung maizena, dan 20 tetes minyak favorit ke dalam botol semprot kecil. Kocok dengan baik sebelum digunakan, dan semprotkan ke pakaian atau karpet.

Coba baking soda sachet, yang menyerap bau tak sedap. Isi saringan kopi dengan baking soda, tambahkan sekitar lima tetes minyak esensial, lalu masukkan ke dalam laci atau di mana saja yang perlu disegarkan.

7. Aroma yang kuat tidak selalu yang terbaik

Ini adalah kesalahpahaman umum bahwa agar rumah berbau harum, bau itu harus menyengat. Beberapa tamu mungkin memiliki alergi atau kepekaan terhadap bau yang kuat. Karena alasan itu, ada baiknya untuk menghindari bau yang terlalu manis dan memuakkan saat mengharumkan rumah.

Jika pemilik menyukai harum yang manis, simpanlah di saat pemilik sendirian di rumah. Namun, untuk saat-saat berbagi ruang, hindari aroma manis dan tetap menggunakan aroma yang lebih alami, seperti kayu, bunga, dan jeruk.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini