Borong SBN Rp115,8 Triliun, Ini Kata Bos BI

Michelle Natalia, Jurnalis · Selasa 15 Juni 2021 15:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 15 320 2425527 borong-sbn-rp115-8-triliun-ini-kata-bos-bi-PQ0rfgX8ex.jpg Uang Rupiah (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyebut pihaknya terus memperkuat sinergi dengan pemerintah, KSSK, dan OJK. Seluruh instrumen kebijakan BI diarahkan untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional.

"Di bidang moneter, kami stabilisasi NTR, agar kondusif bagi pemulihan ekonomi dan sistem keuangan melalui stabilisasi pasar tunai, dan juga menjaga pasar Surat Berharga Negara (SBN), kami telah turunkan suku bunga sebanyak 6 kali," ungkap Perry dalam webinar BPK di Jakarta, Selasa(15/6/2021).

Baca Juga: BI Beli Surat Berharga Negara Rp115,87 Triliun

Kemudian kata dia, di bidang moneter, BI memastikan likuiditas di perbankan dan perekonomian lebih dari cukup untuk mendorong ekonomi melalui Quantitative Easing (QE) yang dilakukan dalam jumlah besar.

Baca Juga: Investor! Pasar SBN Masih Menarik hingga Akhir Tahun, Ini Faktornya

"Tahun ini sampai 8 Juni, sebanyak Rp115,8 triliun kami beli SBN. Ini koordinasi kami dan Kemenkeu," ucap Perry.

Sementara untuk makroprudensial, BI banyak melakukan kebijakan untuk dukung kredit perbankan, melonggarkan ketentuan kredit di kendaraan bermotor dan properti agar terus meningkatkan pemulihan ekonomi.

"Yang sedang kami siapkan untuk dukung kredit kepada UMKM, kami siapkan juga untuk kebijakan makroprudensial, dan sistem pembayaran kami fokus lakukan digitalisasi," pungkas Perry.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini