Putus Aliran Listrik, China Tutup Puluhan Tambang Bitcoin Cs

Aditya Pratama, Jurnalis · Minggu 20 Juni 2021 14:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 20 320 2427984 putus-aliran-listrik-china-tutup-puluhan-tambang-bitcoin-cs-wICpFT82p3.jpg China Tutup Tambang Kripto (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - China tegas dalam pelarangan uang kripto seperti bitcoin cs. Kini China menindak operasi penambangan kripto di wilayahnya.

Melalui Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional China (NDRC) cabang Sichuan dan Biro Energi Sichuan memerintahkan proyek penambangan uang kripto ditutup di pusat penambangan utama.

NDRC memerintahkan menutup 26 proyek penambangan kripto di provinsi tersebut. Pihak berwenang telah memerintahkan perusahaan listrik negara di Sichuan melakukan inspeksi dan meminta mereka segera menghentikan pasokan listrik ke proyek penambangan kripto.

Baca Juga: Nilai Aset Kripto di RI Tembus Rp470 Triliun 

Dikutip dari Yahoo Finance, NDRC mendesak pemerintah daerah Sichuan mulai menyisir proyek penambangan kripto dan menutupnya. Di Sichuan, penambang menggunakan tenaga air untuk menjalankan peralatan komputer guna memverivikasi transaksi Bitcoin.

Menurut data dari Univerity of Cambridge, Sichuan merupakan provinsi penambangan Bitcoin terbesar kedua di China. Di tempat ini, para penambang melakukan aktivitas di musim hujan untuk memanfaatkan tenaga air.

Head of Growth di Stacks Foundation Mitchell Cuevas mengatakan, 'Proof of Work' adalah mekanisme penambangan yang digunakan Bitcoin, di mana membutuhkan pemecahan teka-teki matematika kompleks, dan sumber daya komputasi.

Tindakan keras Sichuan menunjukkan ketidaksukaan China dengan para penambangan kripto di negaranya.

Pusat penambangan lainnya, termasuk Xinjiang, Mongolia Dalam, dan Yunnan telah memerintahkan tindakan keras terhadap penambangan Bitcoin.

Pada Mei lalu, Wakil Perdana Menteri China Liu He menyerukan tindakan keras kepada penambang kripto. Dia kembali menegaskan posisi pemerintah China pada uang kripto.

Sementara wilayah Mongolia Dalam telah mengusulkan hukuman bagi perusahaan dan individu yang terlibat dalam penambangan kripto. Menurut Reuters, regulator energi China bertemu dengan perusahaan listrik lokal untuk mengumpulkan informasi tentang pertambangan kripto.

China merupakan lokasi penambangan kripto paling terkemuka di dunia, menyumbang 75 persen Bitcoin di dunia. Pada 2017 lalu, China menutup bursa mata uang kripto lokalnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini