Nilai Aset Kripto di RI Tembus Rp470 Triliun

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Kamis 17 Juni 2021 15:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 17 320 2426714 nilai-aset-kripto-di-ri-tembus-rp470-triliun-i6DLMnhwhd.jpg Bitcoin (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Pemerintah mencatat pada semester I-2021 nilai aset crypto di Indonesia mencapai Rp 470 triliun. Jumlah itu naik lima kali lipat dibandingkan pada tahun 2020 yang tercatat berada di angka Rp 65 triliun.

Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Lutfi menyebut, kenaikan investor di bisnis komoditi digital aset itu disebabkan adanya tuntutan digitalisasi ekonomi.

Di Tanah Air, jumlah investor sejak 2020 tercatat ada 4 juta orang. Namun, naik 50% atau menjadi 6,5 juta orang hingga Mei 2021. Pertumbuhan secara signifikan itu menyebabkan nilai investasi digital di Indonesia berada di angka Rp470 triliun.

Baca Juga: Tegas! BI Larang Lembaga Keuangan Pakai Uang Kripto

"Tentunya, aset crypto ini menjadi sangat penting. Karena aset crypto ini akan menjadi buah bagian dari hilirisasi ekonomi digital, terutama 5G, digitalisasi, ini menjadi bagian penting dari ekonomi digital. Karena itu, kita melihat bagaimana pertumbuhan ekonomi crypto ini sangat tinggi," ujar Lutfi dalam diskusi virtual, Kamis (17/6/2021).

Pemerintah Indonesia sendiri tidak melarang peredaran mata uang crypto saat fenomena kemunculannya beberapa waktu lalu. Namun demikian, pemerintah di beberapa negara memiliki reaksi dan sikap yang beragam.

Baca Juga: Perdagangan Kripto Potensial Jadi Pendapatan Negara, Ini Syaratnya

Bahkan, negara Swiss secara terbuka menerima crypto sebagai alat pembayaran yang sah. Pemerintah negara bagian Zoug, Swiss, juga memberikan izin kepada masyarakat dapat menggunakan mata uang digital ini sebagai alat untuk membayar pajak.

Berbeda dengan China yang menolak mentah-mentah mata uang digital itu. Otoritas China secara resmi telah melarang perbankan maupun perusahaan pembayaran untuk menyediakan layanan yang terkait dengan transaksi mata uang crypto, serta memperingatkan investor agar tidak melakukan perdagangan mata uang kripto pada 2017.

Di Indonesia, Bappebti memiliki rencana untuk mendirikan bursa komoditas untuk aset kripto. Saat ini aturannya sedang digodok dan direncanakan akan berdiri di semester II tahun ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini