Erick Thohir Ingin Indonesia Jadi Produsen Halal Nomor 1 Dunia

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Senin 21 Juni 2021 13:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 21 320 2428409 erick-thohir-ingin-indonesia-jadi-produsen-halal-nomor-1-dunia-vIkjZFEEL3.jpg Menteri BUMN Erick Thohir Ingin Indonesia Jadi Produsen Halal Nomor 1 Dunia. (Foto: Okezone.com/BUMN)

JAKARTA - Indonesia berada di posisi lima dunia sebagai produsen produk halal. Posisi tersebut dinilai masih rendah dibandingkan negara muslim lainnya.

Menurut Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia dan tingkat konsumsi yang tinggi, seyogyanya Indonesia menjadi produsen dengan tingkat produksi yang paling tinggi.

"Kita negara konsumen produk halal nomor satu di dunia. Namun, masih di peringkat kelima produsen produk halal dunia," ujar Erick dalam sambutannya yang dibacakan Sekretaris Jenderal Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Iggi Haruman Achsien, Senin (21/6/2021).

Baca Juga: Kriteria UMK yang Berhak Dapat Sertifikasi Halal Gratis

Dalam gelaran Ceremony 1st Indonesia International Halal Fair & 2nd Intercontinentalk, lelaki yang juga menjabat sebagai Ketua Umum MES berharap, pada 2024 mendatang Indonesia mampu menjadi produsen produk halal terbesar di dunia.

Harapan itu bisa direalisasikan bila MES bisa berperan aktif. Dengan kata lain, pengurus MES harus keluar dari zona nyaman dan ikut berkontribusi bagi penguatan produk halal dalam negeri.

Baca Juga: China hingga Jepang Ikut Ramaikan Persaingan Produk Halal Global

Erick menilai, jumlah populasi muslim Indonesia dan melimpahnya sumber daya alam (SDA), tidak otomatis mendorong rantai halal di Indonesia bisa bersaing secara global. Karenanya, diperlukan kekuatan, sinergi, inovasi dan konsistensi dari sejumlah pihak, khususnya pelaku MES.

"Ini perlu energi, sinergi, inovasi dan konsistensi. Inisiatif-inisiatif hari ini adalah bagian dari ikhtiar tersebut," kata dia.

Selain itu, adanya keberpihakan bagi UMKM dan pelaku usaha lokal. Setidaknya, hal itu penting agar para pelaku usaha juga bisa menjadi produsen dan tidak hanya berhenti sebagai pedagang produk halal saja.

"(Biar bisa) Mengekspor, tidak hanya mengimpor," tutur Erick

Dia pun berharap ada terobosan baru yang berlandaskan pada standarisasi produk halal dunia, agar produk halal Indonesia lebih berdaya saing dibandingkan dengan para kompetitornya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini