Kasus Covid-19 Meledak Bikin Sri Mulyani Tak Pede Ekonomi Bisa Tumbuh 8%

Rina Anggraeni, Jurnalis · Senin 21 Juni 2021 17:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 21 320 2428596 kasus-covid-19-meledak-bikin-sri-mulyani-tak-pede-ekonomi-bisa-tumbuh-8-xBuS78uxRj.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyebut ekonomi Indonesia bisa tumbuh positif kuartal II yang mana rentang pada bulan April-Juni 2021. Adapun, Mantan Anggota Bank Dunia sedikit merevisi pertumbuhan ekonomi akibat lonjak Covid-19

Sebelumnya, pertumbuhan ekonomi diprediksi sepanjang April-Juni 2021 berada di rentang 7,1% hingga 8,3% year on year (yoy). Terlebih, pemerintah akan menggelar PPKM Mikro pada 22 Juni hingga 5 Juli 2021.

Baca Juga: Kasus Covid-19 di Jakarta Melonjak, Sri Mulyani: Ini Jadi Pusat Perhatian

"Kinerja ekonomi kita lanjutkan fase pemulihan kuartal II di 7,1-8,3%. Upper end-nya akan rendah tapi kuartal II selain rebound juga karena tahun lalu kuartal II dalam sekali kontraksi 5,3%," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam video virtual, Senin (21/6/2021).

Baca Juga: Sri Mulyani Pakai Rp3,8 Triliun Dana Desa Tangani Covid-19

Kata dia, perekonomian ke depan masih tergantung dari penanganan kesehatan pandemi virus corona, termasuk upaya peningkatan vaksinasi, dan efektivitas keberlangsungan protokol kesehatan.

Langkah yang dilakukan pemerintah adalah pelaksanaan vaksinasi yang lebih masif, penguatan tes, lacak dan isolasi serta peningkatan kedisiplinan masyarakat.

"Presiden mengharapkan kita bisa naik mencapai 1 juta per hari. Ini tentu membutuhkan kerja sama semua pihak. Sekarang semua resources kita difokuskan ke vaksinasi dan pembatasan skala mikro ini,” tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini