Transaksi Dagang RI-China Pakai Rupiah dan Yuan, Bye Dolar AS!

Aditya Pratama, Jurnalis · Jum'at 25 Juni 2021 21:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 25 278 2431058 transaksi-dagang-ri-china-pakai-rupiah-dan-yuan-bye-dolar-as-ntRIWSeXsL.jpg Transaksi Menggunakan Yuan China. (Foto: Okezone.com/BBC)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) kerjasama local currency settlement (LCS) atau penggunaan mata uang lokal dalam transaksi perdagangan dengan China. Hal ini akan dilakukan pada Juli 2021.

Saat ini, Indonesia telah menggandeng empat bank sentral negara asia dalam melaksanakan LCS Framework, yakni Bank Negara Malaysia (BNM), Bank Of Thailand (BOT), Bangko Sentral ng Pilipinas, dan Bank Sentral Jepang.

Baca Juga: BI Punya Rencana Besar soal Pengembangan Pasar Uang Indonesia, Apa Itu?

Direktur Eksekutif Kepala Departemen Pengembangan Pasar Keuangan Bank Indonesia Donny Hutabarat mengatakan, kerjasama Indonesia dengan beberapa bank sentral negara lain ini dilakukan mendorong penggunaan mata uang lokal dalam penyelesaian transaksi perdagangan bilateral dan investasi langsung.

"Dengan China, kita sedang siapkan regulatory-nya. Juli atau kuartal III launching dan diterapkan,” ujar Donny dalam video conference, Jumat (25/6/2021).

Baca Juga: Terungkap! Alasan Suku Bunga Kredit Perbankan Terus Turun

Donny menambahkan, saat ini minat pelaku usaha maupun industri perbankan di Tanah Air cukup tinggi untuk menerapkan LCS dengan China, begitu pun sebaliknya dengan pelaku usaha di China.

Selain itu, tujuan kerja sama ini juga untuk meningkatkan penggunaan mata yang lokal dan mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS.

“Minat indikasi kalau kita diskusi dengan pelaku dan perbankan minatnya tinggi. Nanti dengan China saya rasa juga paling cepat penggunaan LCS,” kata dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini