Archi Indonesia IPO Pagi Ini, Pasang Harga Rp750/Saham

Aditya Pratama, Jurnalis · Senin 28 Juni 2021 08:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 28 278 2431849 archi-indonesia-ipo-pagi-ini-pasang-harga-rp750-saham-ZtscWInEAZ.jpg Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)

JAKARTA - PT Archi Indonesia Tbk akan melakukan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pagi ini. Dalam perdagangan perdana, Archi Indonesia akan menawarkan 3.735.250.000 saham dengan harga Rp750 per saham.

PT BNI Sekuritas, PT Citigroup Sekuritas Indonesia, PT Credit Suisse Sekuritas Indonesia, PT Mandiri Sekuritas, PT UOB Kay Hian Sekuritas bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek diantaranya

Archi memiliki lokasi tambang di provinsi Sulawesi Utara, mulai beroperasi sejak 2011 dan telah memproduksi total 1.9 juta ons (setara dengan 58 ton) emas hingga 2020 dan memiliki Cadangan Bijih emas sebanyak 3,9 juta ons (setara dengan 121 ton) per akhir Desember 2020.

Baca Juga: Pupuk Kaltim Bakal IPO Pertengahan 2022

Archi dikenal dengan Tambang Emas Toka Tindung merupakan salah satu perusahaan tambang emas terbesar di Indonesia yang terdiri dari dua Kontrak Karya yang dimiliki oleh Entitas Anak Archi, yaitu PT Meares Soputan Mining (PT MSM) dan PT Tambang Tondano Nusajaya (PT TTN) Kedua Kontrak Karya ini berlaku hingga tahun 2041, dan bisa mendapatkan dua kali perpanjangan, masing-masing untuk jangka waktu maksimum 10 tahun. Tambang Emas Toka Tindung merupakan salah satu tambang emas yang memiliki tingkat Cadangan Bijih emas tertinggi serta Umur Tambang (Life-of-Mine – LOM) terpanjang di kawasan Asia Tenggara menurut konsultan industri pertambangan CRU International Limited (CRU).

Dengan pertumbuhan volume produksi yang stabil sejak tahun 2011, Archi telah berhasil memproduksi lebih dari 200 (dua ratus) kilo ons (setara dengan 6,2 ton) emas per tahunnya sejak tahun 2016, dan mencatatkan rekor produksi tertinggi mencapai 270 kilo ons (setara dengan 8,4 ton) emas.

Baca Juga: 3 Perusahaan Baru Siap Melantai di BEI, Mau Beli Saham yang Mana?

Hingga akhir tahun 2020, Archi baru mengeksplorasi dan menambang emas sekitar 10 persen dari total keseluruhan area konsesinya yang memiliki luas sekitar 40.000 hektar, karena itu Archi masih memiliki potensi penambahan Cadangan Bijih emas secara signifikan.

Sesuai dengan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang diselenggarakan pada tanggal 9 Februari 2021, Perseroan akan mengalokasikan sebesar 0,02 persen dari Saham

Baru pada saat Penawaran Umum Perdana Saham untuk program alokasi saham kepada karyawan Perseroan (Employee Stock Allocation/ESA) yaitu sebanyak 237.500 saham, dengan harga pelaksanaan ESA yang sama dengan Harga Penawaran.

Setelah pelaksanaan Penawaran Umum Perdana Saham, Perseroan akan mengalokasikan sebesar 1,61 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah Penawaran Umum Perdana Saham untuk program opsi pembelian saham kepada Manajemen dan Karyawan Perseroan (Management and Employee Stock Option Program/MESOP) yaitu sebanyak-banyaknya 400.000.000 saham, dengan harga pelaksanaan MESOP sekurang-kurangnya 90 persen dari rata-rata harga penutupan saham Perseroan selama kurun waktu 25 Hari Bursa berturut-turut di Pasar Reguler sebelum permohonan pencatatan dilakukan ke BEI.

Berikut jajaran pengurus Archi Indonesia

Dewan Komisaris

Komisaris Utama : Rizki Indra Kusuma

Komisaris : Abed Nego

Komisaris : Ali Abbas Badre Alam

Komisaris Independen : Bambang Setiawan

Komisaris Independen : Hamid Awaluddin

Direksi

Direktur Utama : Kenneth Ronald Kennedy Crichton

Wakil Direktur Utama : Rudy Suhendra

Direktur : Shawn David Crispin

Direktur : Adam Jaya Putra

Direktur : Christian Emanuel David Sompie

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini