Pupuk Indonesia Setor Pajak dan Dividen Rp8,2 Triliun ke Negara

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Jum'at 02 Juli 2021 10:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 02 320 2434310 pupuk-indonesia-setor-pajak-dan-dividen-rp8-2-triliun-ke-negara-vmWy0fcIsy.jpeg Uang Rupiah. Foto: Okezone

JAKARTA - PT Pupuk Indonesia (Persero) mengungkap setoran dividen dan pajak tahun buku 2020 sebesar Rp8,25 triliun. Terdiri dari dividen sebesar Rp588 miliar dan pajak senilai Rp7,67 triliun.

Adapun penetapan dividen tersebut disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang berlangsung, Rabu (30/6/2021) lalu.

Baca Juga: Pupuk Kaltim Bakal IPO Pertengahan 2022

Direktur Utama Pupuk Indonesia, Bakir Pasaman menyebut, meski pertumbuhan ekonomi dan bisnis perseroan terdampak pandemi covid-19, namun perusahaan masih tetap bisa mencatat kinerja yang cukup baik dan memberikan kontribusi kepada negara.

“Kami melakukan berbagai upaya dan langkah strategis agar tetap bisa mencapai kinerja perusahaan, walaupun di tengah pandemi Covid-19,” ujar Bakir dikutip dalam keterangan resmi Kementerian BUMN, Jumat (2/7/2021).

Baca Juga: Mentan Harap Pupuk Asal Indonesia Bisa Diekspor

Perubahan dari strategic holding menjadi activist holding menjadi alternatif manajemen menggenjot kinerja perusahaan sepanjang 2020.

“Beberapa wujud dari perubahan peran holding tersebut adalah dengan adanya sentralisasi sejumlah fungsi, seperti pemasaran, pengadaan, riset, SDM, IT, dan lain-lain,” katanya.

Perusahaan juga lebih gencar memperluas pasar ke sektor non subsidi, antara lain melalui pengembangan program Agro Solution dan juga Retail Management.

Selain itu, perusahaan berupaya mendekatkan diri dengan konsumen dan memenuhi kebutuhan petani dengan menyediakan produk-produk di luar pupuk subsidi. Langkah itu dinilai dapat membantu peningkatan produktivitas pertanian.

Upaya dan langkah strategis tersebut, lanjut Bakir, tercermin pada sejumlah kinerja operasional perusahaan tahun lalu. Seperti pendapatan yang mencapai Rp71,88 triliun.

Untuk kinerja produksi, Pupuk Indonesia merealisasikan sebesar 19,38 juta ton. Jumlah ini terdiri dari produksi pupuk 12,3 juta ton dan non-pupuk 7,08 juta ton. Sedangkan total penjualan selama 2020 mencapai 14,37 juta ton.

“Dari kinerja operasional tersebut kami berhasil membukukan laba pada tahun 2020 sebesar Rp2,33 triliun,” tutur dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini