Ini Nasib Penjualan Listrik PLN Imbas PPKM Darurat

Tim Okezone, Jurnalis · Sabtu 10 Juli 2021 11:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 10 320 2438519 ini-nasib-penjualan-listrik-pln-imbas-ppkm-darurat-WjCzDz6yhW.jpg Nasib Penjualan Listrik PLN Imbas PPKM Darurat (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - PT PLN (Persero) menyatakan serapan pasokan listrik untuk sektor bisnis bakal turun signifikan seiring dengan adanya pembatasan mal dan perkantoran non esensial imbas penerapan PPKM darurat.

Sementara untuk rumah tangga akan meningkat seiring dengan dengan diberlakukannya WFH begitupula dengan sektor industri yang kegiatannya mulai naik. Sehingga secara keseluruhan penurunan konsumsi listrik tidak akan sebesar tahun 2020.

"Kami tingkatkan keandalan listrik agar warga bisa WFH dengan nyaman dan lancar. Pasokan listrik ke industri kita tingkatkan keandalannya. Kebutuhan listrik sektor yang sangat esensial dan kritikal, seperti rumah sakit dan industri oksigen, itu kami tingkatkan keandalannya lebih luar biasa lagi sehingga semua bisa berjalan baik," ungkap Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Sabtu (10/7/2021).

Baca Juga: Erick Thohir Pastikan Listrik PLN Bantu Operasional RS dan Pabrik Oksigen 

Terkait kelebihan pasokan listrik selama PPKM darurat, PLN mulai mengatur kembali, dispacht pembangkit, disesuaikan dengan beban yang ada.

Selanjutnya, manajemen PLN akan menyesuaikan pola operasi dalam menempatkan orang menghadapi situasi ini. Terakhir juga dengan melakukan efisiensi di beberapa sisi pengeluaran perusahaan.

"Jadi tentu saja kami akan merespons itu dengan efisiensi beberapa pengeluaran. Kami akan meningkatkan keandalan pelayanan untuk memastikan bahwa semua berjalan dengan baik," katanya.

Berkaca dari pengalaman pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahun lalu, PLN akan lebih meningkatkan pelayanannya untuk memastikan semua dapat mengikuti PPKM ini.

"Kita harus memastikan keandalan listrik untuk rumah tangga di mana masyarakat akan melakukan work from home. Kami memastikan digitalisasi berjalan untuk konsumen kami karena pergerakan mereka terbatas, sehingga kita harus menggunakan teknologi untuk tetap berhubungan," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini