Bukan Hanya Amal, Negara Maju Diminta Percepat Vaksinasi di Dunia

Hafid Fuad, Jurnalis · Minggu 11 Juli 2021 22:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 11 320 2438836 bukan-hanya-amal-negara-maju-diminta-percepat-vaksinasi-di-dunia-ueiCBuUWxh.jpg Vaksinasi Covid di Dunia Harus Dipercepat. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Ledakan pandemi baru Covid-19 menjadi salah satu risiko menuju pemulihan ekonomi global. Hal ini pun menjadi perhatian seluruh dunia.

Sekretaris Jenderal OECD memperingatkan negara-negara maju untuk mendukung negara-negara yang kurang maju dengan program vaksinasi mereka.

Baca Juga: Israel Didukung AS, ada Orang Terkaya Dunia Jeff Bezos hingga Elon Musk

"Kita harus melakukan apa yang dapat kita lakukan, mendapatkan sebanyak mungkin orang yang kita bisa di seluruh dunia, divaksin. Ada tanggung jawab tertentu untuk ekonomi maju dan itu bukan hanya masalah amal atau kebajikan, itu sebenarnya masalah kepentingan diri baik dalam hal memastikan kita menjaga populasi kita tetap aman dan juga untuk memastikan pemulihan ekonomi dapat didukung," ujar Sekjen OECD Mathias Cormann seperti dilansir dari CNBC, Minggu (11/7/2021).

"Wabah baru masih menjadi salah satu risiko terbesar dalam pemulihan ekonomi yang berkelanjutan dan bergerak maju," katanya.

Baca Juga: Viral Iklan Dicari Pria Kaya yang Tidak Kentut

"Ada perlombaan antara mendapatkan vaksinasi sebanyak mungkin orang di seluruh dunia khususnya di negara-negara berkembang sekaligus ada risiko munculnya varian baru. Bahkan mungkin varian yang mungkin kebal terhadap vaksin yang tersedia saat ini," katanya.

Cormann tidak sendiri untuk mengkhawatirkan penyebaran Covid-19 yang masih berlangsung, khususnya varian delta yang sangat baru di antara orang-orang yang lebih muda dan tidak pernah divaksin. Ini yang dapat menggagalkan pemulihan ekonomi.

Menteri Keuangan Perancis Bruno Le Maire, mengatakan bahwa "Satu hal yang dapat membahayakan pemulihan ekonomi di Perancis yaitu gelombang baru pandemi," katanya.

Pada hari Rabu lalu, organisasi WHO menegaskan kembali tuntutannya bagi negara-negara kaya untuk membantu negara-negara miskin dengan membagikan vaksin Covid, khususnya untuk kebutuhan para pekerja kesehatan dan perawatan, serta para lansia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini