Vaksin Covid-19 Berbayar Bisa untuk Perusahaan Swasta tapi...

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Minggu 11 Juli 2021 17:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 11 320 2438976 vaksin-covid-19-berbayar-bisa-untuk-perusahaan-swasta-tapi-UbgqDYq5Lw.jpg Kimia Farma Fasilitas Vaksin Gotong Royong. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pelaksanaan vaksinasi gotong royong individu akan diperluas ke korporasi swasta. Perluasan dilakukan berdasarkan pertimbangan fasilitas kesehatan (Faskes) yang dimiliki perusahaan.

Juru Bicara PT Bio Farma (Persero), Bambang Heriyanto menyebut, syarat yang dimaksud sudah ditetapkan dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor Nomor 19 Tahun 2021.

Adapun faskes yang dimaksud adalah cool room, vaksinator, izin dari Kemenkes, dan sejumlah prosedur pelayanannya. Untuk memperoleh akses tersebut, manajemen perusahaan harus mengajukan kepada Bio Farma. Dalam prosesnya, Holding BUMN Farmasi akan melakukan pengkajian ulang.

Baca Juga: Terungkap Alasan Vaksin Covid-19 Berbayar di Klinik Kimia Farma

"Jadi fasilitas kesehatan yang swasta juga boleh, asal memenuhi persyaratan, sepanjang dia tidak menjalankan program vaksinasi pemerintah. Jadi tidak ada hal yang khusus," ujar Bambang dalam konferensi pers secara virtual, Minggu (11/7/2021).

Bambang menjelaskan vaksinasi gotong royong untuk individu merupakan program vaksinasi gotong royong yang diperluas melalui Permenkes Nomor Nomor 19 Tahun 2021.

Baca Juga: Pakai Sinopharm, Kimia Farma: Vaksin Gotong Royong Tidak Boleh Sama dengan Program Pemerintah

Di mana, jika sebelumnya fasilitator atau pelaksanaan vaksinasi gotong royong dilaksanakan oleh perusahaan berbadan hukum atau badan usaha (BUMN), untuk karyawan dan keluarganya. Maka, per Senin 12 Juli 2021 esok hari, pemerintah memperluas pelayanan melalui klinik milik PT Kimia Farma Tbk, atau pihak swasta lain yang difokuskan kepada masyarakat secara individu.

"Sekarang diperluas, ada perubahan atau perluasan target atau sasarannya," katanya.

Adapun vaksin Sinopharm menjadi jenis vaksin yang digunakan Kimia Farma untuk melaksanakan vaksinasi gotong royong individu. Bambang menyebut, jenis vaksin gotong royong individu yang digunakan emiten farmasi pelat merah itu harus berbeda dengan vaksin yang digunakan dalam program vaksinasi pemerintah.

"Vaksin yang digunakan untuk program vaksinasi gotong royong, tidak boleh sama atau menggunakan vaksin program pemerintah. Saat ini vaksin yg digunakan utk vaksinasi gotong royong adalah vaksin Sinopharm," ungkap dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini