JAKARTA - Kebutuhan tabung oksigen medis terus mengalami peningkatan yang signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Hal itu seiring dengan lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia yang semakin mengkhawatirkan.
Pengamat Kebijakan Publik, Trubus Rahadiansyah mengatakan pemerintah harus segera membangun industri tabung oksigen medis karena tingkat kelangkaan pada barang tersebut kian marak terjadi lantaran tingginya permintaan pasar.
“Karena permintaannya yang tinggi akibat pandemi Covid-19, maka pemerintah perlu membuat suatu kebijakan untuk industri-industri lokal untuk diarahkan memproduksi tabung oksigen medis. Sebab selama ini keberadaannya lebih bersifat komplementer,” ujarnya dalam Market Review di IDX Channel, Senin (12/7/2021).
Baca Juga: Menperin Amankan Produksi Oksigen 2.622 Ton/Hari, 15.906 Tabung
Trubus menyebut hal ini menjadi suatu langkah yang penting untuk menyelamatkan hidup banyak orang. Disamping itu, adanya industri ini juga akan membantu penyerapan tenaga kerja.
Lebih lanjut, ia menuturkan dengan pemerintah membangun industri tabung oksigen medis ini akan memberikan harapan kepada para pelaku usaha yang selama ini kurang tertarik terhadap industri tersebut.
Adanya pandemi Covid-19 secara tiba-tiba di dunia, mengakibatkan Indonesia mengalami kasus dengan peningkatan yang signifikan. Terkait hal ini, Ia menilai pemerintah Indonesia kebingungan dalam menyikapi kebutuhan pasien Covid-19 terlebih saat ini masyarakat membutuhkan banyak tabung oksigen medis untuk bertahan hidup.
Baca Juga: Diperintahkan Erick Thohir, Pasokan Oksigen Dikirim ke RS Rujukan Covid-19
“Pemerintah sekarang ini sedang gagap kebingungan karena tiba-tiba permintaan tabung oksigen medis sangat tinggi. Ini yang menyebabkan pemerintah jadi terburu-buru mengeluarkan suatu kebijakan untuk segera membangun industri tabung oksigen medis,” tuturnya.