Tambah Tempat Tidur dan Layanan Kesehatan Covid-19, Menko Luhut Koordinasi dengan TNI

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Senin 12 Juli 2021 14:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 12 320 2439395 tambah-tempat-tidur-dan-layanan-kesehatan-covid-19-menko-luhut-koordinasi-dengan-tni-nqgsVpWG62.jpg Menko Luhut Koordinasi dengan TNI Siapkan Rumah Sakit Lapangan untuk Tangani Covid-19. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan berkordinasi dengan TNI untuk menyiapkan tempat penanganan virus corona. Hal ini sebagai salah satu upaya pemerintah menambah ruang ataupun tempat layanan kesehatan untuk pasien Covid-19 di Indonesia.

Koordinator PPKM Darurat ini mengatakan, pihaknya telah menambah kesiapan tempat tidur, rumah sakit untuk mengantisipasi adanya lonjakan kasus dengan skenario terburuk di tengah naiknya pandemi Covid-19.

Baca Juga: Menko Luhut: Kalau Ada yang Bilang Covid-19 Tak Terkendali, Saya Tunjukkin ke Mukanya

“Kesiapan rumah sakit dan tempat tidur, kami sudah koordinasi dan terus dilakukan dengan baik untuk skenario worse case juga di berbagai daerah seperti di Bandung, Jawa Barat, Semangang, Jawa Tengah, Bali. Kami sudah informasikan kepada TNI untuk membuka rumah sakit lapangan,” kata Luhut melalui konferensi virtual, Senin (12/07/2021).

Menurut Luhut, hal tersebut dilakukan untuk menambah layanan fasilitas kesehatan khusunya ruang ICU sehingga bisa mengurangi kesulitan dalam mendapatkan tempat tidur.

Baca Juga: Lonjakan Covid-19, Pemerintah Diminta Bangun Industri Tabung Oksigen Medis

“Saya kira kita juga sudah bisa membuktikan kita mampu menambah ruang untuk isolasi. Kemarin saya langsung tinjau sendiri Asrama Haji, Arafah dan dalam dua dampai 3 hari langsung selesai dan sudah bisa dipakai,” paparnya.

Mengenai obat, Luhut mengaku hanya satu obat yang kurang yaitu rendesevir. Dirinya pun sudah berbicara dengan Menteri Kesehatan terkait lisiensi untuk obat Atepra agar bisa diproduksi di Indonesia.

“Presiden sudah memutuskan besok mulai Rabu kita akan launching akan ada 300 Ribu paket obat untuk pasien OTG dan juga untuk yang kelas penyakitnya masih tidak terlalu berat, atau serius,” ungkapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini