Dihantui PHK dan Pendapatan Anjlok, Pengusaha Mal Minta Bantuan

Michelle Natalia, Jurnalis · Rabu 14 Juli 2021 14:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 14 320 2440485 dihantui-phk-dan-pendapatan-anjlok-pengusaha-mal-minta-bantuan-oc2wx4u1DE.jpg Covid-19 (Foto: Okezone)

JAKARTA – Pemerintah akan melakukan skenario perpanjangan PPKM Darurat. Hal ini dikarenakan perkembangan kasus aktif Covid-19 masih meningkat di Indonesia.

Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja mengeluhkan berbagai masalah dan ancaman yang dihadapi oleh pengelola pusat perbelanjaan dan pekerjanya, mulai dari PHK, pendapatan yang merosot, hingga beratnya tanggungan biaya operasional.

"Sehubungan dengan berbagai masalah tersebut di atas maka pusat perbelanjaan meminta kepada pemerintah untuk segera dapat memberikan perhatian dan bantuan," ujar Alphonzus di Jakarta, Rabu (14/7/2021).

Baca Juga: Pengusaha Mal Minta Bebas Bayar Pajak hingga BLT Subsidi Gaji

Dia menjelaskan pertama, adalah meniadakan sementara ketentuan pemakaian minimum atas listrik dan gas. Yang kedua, menghapus sementara Pajak Bumi Dan Bangunan ( PBB ), Pajak Reklame dan pajak / retribusi lainnya yang bersifat tetap.

Baca Juga: Jadwal Pencairan Bansos Tunai Rp600.000 Lewat Bank DKI

"Kami juga meminta agar pemerintah memberikan subsidi upah pekerja sebesar 50%," tambahnya.

Pihaknya juga meminta agar pemerintah menegakkan pemberlakuan pembatasan secara tegas dan memastikan penerapan Protokol Kesehatan secara ketat, disiplin dan konsisten.

"Karena sangat dikawatirkan PPKM Darurat dapat berlangsung berkepanjangan dikarenakan penyebaran wabah Covid - 19 saat ini sudah terjadi di tingkat yang sangat mikro yaitu di lingkungan dan komunitas yang paling kecil di kehidupan masyarakat," pungkas Alphonzus.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini